Pelabuhan Jagoh Tak Ada Ruang Tunggu

0
680
PANAS: Gara-gara tak ada ruang tunggu, penumpang rela berpanas-panas di Pelabuhan Pelabuhan Roro Jagoh. f-tengku/tanjungpinang pos

LINGGA – AKTIVIS masyarakat Singkep Mardian mendesak DPRD Lingga memanggil Dinas Perhubungan (Dishub), serta kontraktor pelaksana pembangunan Pelabuhan Jagoh. Pemanggilan tersebut, guna mengevaluasi terhadap proyek pengerjaan pelabuhan Jagoh.

Sebab, sudah tiga bulan pengerjaan rehab pelabuhan terbengkalai. Meski waktu pelaksanaan pembangunan masih tersisa, namun dikhawatirkan pekerjaan tidak akan selesai hingga tepat waktu.

”Dishub sebagai leading sector harus tegas terhadap kontraktor pelaksana pekerjaan. Sudah tiga bulan terbengkalai, belum juga terlihat progres pekerjaan akan dilanjutkan. Pelabuhan Jagoh adalah fasilitas umum yang sangat vital,” kata Mardian, Rabu (27/9).

Baca Juga :  Kecamatan Pemekaran Ubah Data Penduduk

Ia menyebutkan, terbengkalainya pembangunan pelabuhan menyebabkan pelayanan masyarakat terganggu. Saat ini, masyarakat penguna jasa pelabuhan harus rela berpanas-panas dan terkena hujan saat ingin bepergian ke Batam atau Tanjungpinang dengan mengunakan kapal feri. ”Pelabuhan ini adalah pintu gerbang keluar masuknya warga Pulau Singkep,” ucapnya.

Selain mengganggu pelayanan masyarakat, juga berdampak pada turunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pelabuhan. ”Informasi yang kami dapatkan sejak dermaga pelabuhan dibongkar untuk rehab retribusi dari pas masuk pelabuhan turun hingga 70 persen,” ucapnya.

Baca Juga :  Berdayakan Potensi Unggulan Desa

Turunnya, retribusi dari pas masuk pelabuhan ini disebabkan para petugas yang ditugaskan sering meninggalkan pintu pelabuhan yang dibangun sementara. ”Dermaga yang baru dibangun ini belum memiliki atap dan pos penjagaan masuk.(TENGKU IRWANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here