Pelabuhan Letung Harus Difungsikan

0
909
TURUNKAN PENUMPANG: KM Bukit Raya saat menurunkan dan menaikkan penumpang di tengah laut.f-istimewa

ANAMBAS – HINGGA kini Pelabuhan Letung yang dibangun pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum dapat difungsikan. Sehingga warga Kecamatan Jemaja berharap pelabuhan tersebut dapat disandari kapal Pelni KM Bukit Raya.

Seorang warga Kelurahan Letung yakni Joni Kusnadi mengatakan Pelabuhan Letung sudah selesai dibangun akan tetapi belum terlihat kapal KM Bukit Raya bersandar di pelabuhan itu.

Sampai saat ini, KM Bukit Raya untuk menaikkan dan menurunkan penumpang masih berlabuh di tengah laut.

”Ini musim utara. Kalau menaikkan atau menurunkan penumpang ditengah laut berisiko. Sedangkan ombak di musim utara juga tinggi, dan dapat menyebabkan kapal kayu yang mengangkut penumpang ke tengah laut menuju kapal terasa goyang. Ini yang harus dipikirkan, dan kita tidak ingin ada kecelakaan laut,” tegas Joni, Jumat (15/12).

Baca Juga :  Tarempa Barat Daya Bakal Menikmati Listrik PLN

Jika Pelabuhan Letung berfungsi, maka penumpang merasa nyaman naik ke kapal walau musim utara sekali pun.

Ia menambahkan, hingga saat ini apa penyebab yang sebenarnya hingga belum difungsikan belum diketahui. Namun, ia berharap kapal itu bisa sandar ke depannya. Menurutnya, sejak dahulu warga Letung belum pernah merasakan naik kapal dari sarana pelabuhan.

”Mudah-mudahan pelabuhan itu bisa difungsikan segera, dan kapal KM Bukit Raya dapat sandar,” jelas Joni.

Sementara itu, Ayub anggota DPRD Kabupaten Anambas dari Dapil II Jemaja mengatakan, ia juga akan meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) agar segera menyurati pihak Kemenhub RI untuk mengoperasikan pelabuhan tersebut dengan segera demi keselamatan warga.

Baca Juga :  Hanya Tiga Peserta Lulus Tes CAT

Sehingga, Pemerintah Daerah akan tahu sampai dimana kesiapan untuk mengoperasikan pelabuhan tersebut.

”Dalam waktu dekat ini, kami akan berkonsultasi ke Kementerian Perhubungan untuk mengetahui secara langsung tentang pelabuhan itu. Kita akan konsultasikan, agar pelabuhan itu segera beroperasi untuk kepentingan masyarakat ke depannya,” ucap Ayub.

Ia mengakui, bahwa cukup prihatin melihat warganya ketika menaiki kapal KM Bukit Raya harus labuh dilaut dengan menggunakan kapal kayu pada musim utara. Tentunya, keselamatan adalah hal yang utama. Juga sangat rawan jika penumpang turun ditengah laut.

Baca Juga :  PT SIC Ngaku Tak Nyuri Pasir

”Kita hanya ingin masyarakat nyaman, dan resiko keselamatan saat menaiki kapal tentu rawan,” katanya.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here