Pelabuhan Perikanan Jadi Tempat Santai

0
739
Pelabuhan perikanan: Kantor Administrasi Pelabuhan Perikanan terpadu Selat Lampa yang sudah selesai namun belum juga beroperasi. f-hardiansyah/tanjungpinang pos

NATUNA – Mengisi liburan akhir pekan, masyarakat Kota Ranai dan sekitarnya hanya memadati kawasan pantai namun areal pelabuhan perikanan terpadu Selat Lampa juga dipadati warga untuk bersantai, Minggu (2/7). Selain menikmati indahnya pemandangan gunung, warga juga turut memancing ikan di pelabuhan. Luasnya area Pelabuhan Perikanan Terpadu dimanfaatkan warga untuk mengisi waktu santai di sore hari.

Banyaknya bangunan gedung menjadi tempat bersantai, serta berkumpul bersama untuk istirahat dan makan bersama. Warga yang baru saja sampai di kawasan pelabuhan mengaku takjub lantaran, bangunan yang ada sangat megah. Beberapa komplek bangunan seperti tempat perbaikan alat kapal, tempat pelelangan ikan, kios perbekalan nelayan, kantor administrasi serta bangunan lainya menjadi daya tarik tersendiri oleh pengunjung.

Meskipun beberapa fasilitas bangunan masih belum sepenuhnya selesai dibangun, namun desain bangunan dan denah lokasi penempatan gedung juga sangat menarik. Apalagi letak pelabuhan berada di kaki bukit gunung Selat Lampa, dan anjungan menghadap ke Pulau Tiga yang terlihat begitu indah.

”Jika berada di pelabuhan ini sampai sore justru lebih asyik. Kita bisa menyaksikan matahari terbenam. Selain itu, kita bisa memancing ikan,” kata Firman di pelabuhan.
Sebagai warga asli kelahiran Natuna, Firman mengaku bangga, akhirnya Natuna memikiki bangunan megah berupa pelabuhan perikanan. Ia tidak bisa membayangkan betapa ramainya nanti saat pelabuhan benar-benar beroperasi.

”Setiap hari banyak sekali kapal ikan yang berlabuh. Aktifitas jual beli ikan skala besar, akan menjadi pemandangan baru bagi kami warga Natuna,” ungkapnya. Meskipun jarak pelabuhan perikanan terpadu jauh dari Kota Ranai, hal itu tidak akan menyurutkan semangat warga yang berkunjung ke pelabuhan tersebut. Menurutnya, semua itu akan terbayarkan oleh indahnya bangunan gedung, gunung dan laut. ”Kalau datang kesini, seolah olah kita berada di kota besar. Saya dan warga yang datang ke sini cukup terhibur,” tutupnya. (cr25)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here