Pelabuhan Roro Butuh Perbaikan

0
211
KONDISI bagian ujung dermaga Roro untuk lalu lintas kendaraan dari kapal rusak berat dan butuh perbaikan. f-tengku/tanjungpinang pos
Masyarakat pengunaan jasa kapal penyeberangan Roll On Roll Off (Roro) mengeluhkan rusaknya ujung dermaga Roro di Jagoh. Saat ini, bagian ujung pelabuhan yang untuk lalu lintas kenadaraan dari kapal rusak berat.

LINGGA – Sebab, papan balok yang menjadi lantai terlihat koropos dan berlobang di sana sini.

”Sudah sering pengunaan jasa kapal Roro menjadi korban. Kendaraan yang dibawa hampir tercebur ke laut,” kata Usman, salah seorang pengguna jasa kapal Roro yang pernah menjadi korban rusaknya pelabuhan ini, Rabu (23/1).

Ia menyampaikan, keluhan akan kerusakan dermaga ini sudah sering disampaikan kepada petugas Kapal Roro.

Namun, pihak kapal mengatakan bahwa pihaknya tidak bertanggungjawab atas kerusakan dermaga pelabuhan.

”Meski demikian, pihak ASDP sebagai pengelola jasa angkutan kapal Roro telah menyampaikan hal ini kepada Dishub Lingga,” kata Usman, yang mengulang pernyataan petugas kapal Roro.

Dilanjutkan, dari petugas kapal juga ia memperoleh informasi bahwa pihak ASDP berencana menghentikan operasional kapal Roro ke Pelabuhan Jagoh jika pihak yang berwenang tidak segera memperbaiki kerusakan dermaga.

”Sebagai pengguna jasa, tentunya hal ini sangat disayangkan jika kapal Roro benar-benar menghentikan operasionalnya. Fungsi kapal Roro sebagai jembatan yang menghubungkan Lingga dengan daerah yang menjadi tujuan Kapal Roro sudah sangat penting,” terangnya.

Dikonfirmasi Plt Kadishub Lingga, Selamat mengatakan, pihaknya telah mengetahui kerusakan yang terjadi terjadi di Pelabuhan Roro Jagoh.

Saat ini, material untuk memperbaiki kapal sudah dipesan.

”Kerusakan ujung dermaga Pelabuhan Roro sudah kami terima. Begitu mendapat informasi kami langsung melakukan pemantauan lapangan, untuk mengetahui sejauh mana kerusakan yang terjadi,” terang Selamat.

Selamat menerangkan, perbaikan yang dilakukan Dishub Lingga saat ini sifatnya belum permanen artinya bel mengunakan besi beton.

Perbaikan yang dilakukan, hanya dengan mengganti balok kayu yang rusak.

”Pelabuhan Roro Jagoh tersebut masih milik Kementerian Perhubungan. Kami belum berwenang untuk mengantisipasi dengan besi baja yang permanen. Namun, hal ini sudah kami usulkan ke pihak yang berwenang,” imbuhnya. (TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here