Pelajar Harus Kuasai Teknologi Terutama Ilmu Agama

0
111
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun berbincang dengan pelajar di asrama putra Pondok Pesantren Darul Falah, Batu Besar, Nongsa, Batam, Jumat (31/8). F-istimewa/humas pemprov kepri

BATAM – Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) H Nurdin Basirun yakin peran pondok pesantren sangat vital pengaruhnya bagi peningkatan kualitas generasi muda di Kepri. Pesantren pasti mengajarkan kebersamaan, disiplin dan rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap santrinya.

”Pendalaman pengetahuan agama penting bagi anak-anak sebagai bekal dan benteng menjalani kehidupan,” ujar Nurdin saat Safari Subuh di Masjid Namirah, Pondok Pesantren Darul Falah, Batu Besar, Nongsa, Batam, Jumat (31/8).

Untuk itu, Nurdin mengajak semua elemen untuk bersama-sama menjaga pondok pesantren yang ada di Kepri. Nurdin yakin perlahan ponpes akan sama sejajarnya dengan pendidikan umum lainnya.

”Kami yakin para santri-santri inilah yang akan menjadi pemimpin bangsa kita di masa depan,” ucap Nurdin.

Pemerintah Provinsi Kepri juga terus berupaya memaksimalkan kekuatan untuk membangun pendidikan terbaik untuk daerah.

Pemprov, kata Nurdin, akan memaksimalman anggaran untuk pembangunan berkelanjutan yang bermuara pada kepentingan masyarakat

”InsyaAllah kita akan bantu pengembangan pondok pesantren di Kepri,” tambah Nurdin lagi.

Nurdin berterima kasih karena banyak lembaga pendidikan telah turut serta dalam membangun akhlak anak anak Kepri. Kyia H Usmad Ahmad dipuji Nurdin karena telah sepuluh langkah di depan dalam membangun karakter dan akhlak anak-anak.

KH Usman Ahmad dan jajaran, kata Nurdin, telah terkuras secara pikiran dan finansial untuk memberikan pendidikan akhlak dan agama. Tidak mudah dan tidak mudah untuk membangun prasarana pesantren.

”Pemerintah mengucapkan terimakasih, bapak sudah membantu pemerintah memberikan pendidikan dan membangun ahlak anak-anak kita,” ujar Nurdin.

Nurdin berharap ke depannya pondok pesantren akan menjadi pendidikan yang populer. Karena ilmu formal yang didapat, harus dibentengi dengan ilmu agama yang baik dan disiplin yang tinggi. Tidak cukup hanya menguasai teknologi tinggi, tetapi ilmu agama yang harus diutamakan.

”Karena iman dan taqwa akan mengajarkan kita tentang rasa bersyukur akan nikmat yang diberikan oleh Allah,” ujar Nurdin.

Subuh berjamaah kata Nurdin juga salah satu cikal bakal kesuksesan yang mana jika seseorang rutin subuh berjamaah, maka itu akan menumbuhkan kedisiplinan dalam diri.

”Kedisiplinan itulah yang akan mengakar dalam menjalani setiap aktivitas sehari-hari maka rutinlah subuh berjamaah,” ajak Nurdin.

Kekuatan doa juga menjadi pembahasan Nurdin subuh ini, apapun kesuksesan yang diraih dirinya yakin bahwa ada doa yang mengiringi.

”Mari kita bersama berdoa agar pembangunan dapat berjalan lancar dan membuahkan hasil,” ujar Nurdin.

Setelah bertausiyah, Gubernur selanjutnya meninjau kompleks pesantren sembari berbincang bercengkrama bersama para santri yang sedang berada di asrama putra.

Kepada Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Kepri HM Dali yang ikut pada kesempatan tersebut untuk membantu penambahan gedung ruangan untuk belajar.

”Agar para santri semakin semangat dalam menimba ilmu,” tutup Nurdin.

Sebelumnya di SMAN 5 Batam, gubernur hadir memberi motivasi agar para pelajar termotivasi menjadi pengusaha. Sehingga saat lulus sekolah ataupun setelah lulus kuliah, tidak ngotot ingin menjadi pegawai atau pekerja. Melainkan ingin membuka usaha dan menyediakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan pendidikan yang melahirkan sumber daya hebat merupakan kerja sama berbagai elemen. Masyarakat, orang tua, para guru, para pelajar dan semuanya sangat berjasa dalam memajukan pendidikan dan meningkatkan SDM.

”Tanpa dukungan dan peran serta mereka, pendidikan akan hambar,” kata Nurdin saat memberi Motivasi Wirausaha Muda di SMA Negeri 5, Batam, Kamis (30/8) lalu.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan serah terima Plt Kepala Sekolah SMA Negeri 23 dan SMA Negeri 24 Batam.

Nurdin mengungkapkan bahwa anak-anak Kepri pintar. Karena mereka di Kepri mereka banyak mengkonsumsi makanan laut yang selalu segar.

Menurut Nurdin, tinggal para orang tua guru dan sekolah yang memoles anak anak itu semakin cemerlang. Kesungguhan anak-anak dalam belajar dan mewujudkan cita-cita mereka juga sangat penting.

”Tapi, selain pendidikan formal, pendidikan agama sangatlah penting,”kata Nurdin.

Nurdin mengatakan, ilmu yang tinggi jika tidak dibarengi ilmu agama yang baik tidak akan baik hasilnya. Pendidikan formal yang baik dibarengi ilmu agama, akan menghasilkan generasi yang baik pula.

Pendidikan di tingkat SMA, kata Nurdin, merupakan pondasi yang sangat penting dan dibutuhkan sebelum melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. Bahkan jika langsung ke dunia kerja, mereka harus sudah siap.

”Marilah kita bergandeng tangan dan bekerja keras bersama sama membangun ahlak dan pendidikan yang baik di Kepri,” kata Nurdin.

Selain Nurdin, Wakil Gubernur Kepri H Isdianto juga kerap turun ke sekolah untuk melihat kondisi sekolah itu dan menyerap aspirasi dari kalangan pihak sekolah.

Setiap kali mengunjungi sekolah, Isdianto selalu memotivasi pelajar agar belajar keras. Sebab, masa depan mereka ke depan adalah pengetahuan yang diperoleh selama ini.

Kemudian, Nurdin dan Isdianto juga selalu mengajak seluruh pelajar di Kepri untuk sama menghindari narkoba, tawuran, balap liar dan kekerasan. Apalagi narkoba, jangan sampai sempat disentuh karena masa depan siswa itu akan hancur. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here