Pelajar MTs Cuci Kaki Orangtua

0
806
MENCUCI KAKI: Terlihat para pelajar MTsN Tanjungpinang mencuci kaki orangtua meminta restu menjelang UN yang dilaksanakan Mei mendatang. f-yoan/tanjungpinang pos

Ritual Menyambut UN Tingkat SMP/MTs

TANJUNGPINANG – Sebanyak 177 pelajar kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri Tanjungpinang jalani ritual cuci kaki orangtua sebagai ungkapan terima kasih dan meminta restu sebelum mengikuti Ujian Nasional (UN) yang di laksanakan 2 Mei mendatang.

Acara tersebut dilaksanakan, Jumat (14/4) kemarin di lapangan sekolah MTsN, Jalan Ahmad Yani, Tanjungpinang. Ini menjadi kegiatan pertama dan diharapkan memberikan arti bagi siswa dan orangtua masing-masing.

Guru MTsN Tanjungpinang, Kurniawan SPd menuturkan, bawah para siswa sangat antusias mengikuti ritual ini. Pihaknya yakin, bahwa doa dan restu orangtua memiliki keajaiban sesuai dengan ketentuan Tuhan.

Selain meminta doa restu, kegiatan ini diharapkan sebagai penguat ikatan antara anak dan orangtua. Bisa saja selama ini, ada hubungan orangtua dan anak yang kurang baik. Momen ini dapat dimanfaatkan untuk saling mengintropeksi diri.

”Kami ingin tekankan kepada siswa bahwa harus menjaga hubungan baik dengan orangtua. Restunya orangtua merupakan restunya Tuhan,” ungkapnya.

Ia berharap para pelajar yang mengikuti UN bisa memperoleh nilai yang baik. Selain itu, sukses dalam menyelesaikan ujian sekolah dan dapat lulus.

Kepala MTsN Tanjungpinang, Abdul Razak SPd menuturkan ada beberapa rangkaian kegiatan yang dilaksanakan siswa dan para orangtua di hari itu.

Sebelumnya melaksanakan salat Zuhur berjamaah, dilanjutkan dengan tahtim tahlil dan doa bersama dipimpin Abdul Razak agar pelaksanaan UN dan Ujian Sekolah (US) lancar dan mudah.

Dalam berbagai kegiatan ini, terlihat para siswa dan orangtua khusyu. Bahkan tak jarang yang mengeluarkan air mata sebagai permintaan akan bimbingan Allah.

Setelah itu, para orangtua duduk di kursi yang sudah disiapkan di halaman Madrasah. Masing masing siswa datang meletakkan baskom berisi air bersih.

Terlihat siswa minta izin untuk mencuci kaki orangtunya sekaligus meminta maaf atas segala kesalahannya yang telah diperbuat baik yang disengaja maupaun tidak. Serta minta restu agar apa yang dicita-citakan siswa berhasil.

Abdul Razak menilai kegiatan ini bagus dan berharap dapat dilaksanakan setiap tahunnya.(YOAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here