Pelajar Singapura Peduli dengan SDN002 Bintim

0
481
Pelajar dari Singapura dan SDN 002 Bintim berbaur saat memasang paving block di sekolah di Tekojo Kijang, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintim.F-Rizky Kurniawan/mahasiswa magang

KIJANG – Puluhan pelajar asal Singapura (International School Singapore) berkunjung ke SDN 002 Bintan Timur (Bintim) yang beralamat di Jalan Tekojo, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Jumat (16/11). Kedatangan rombongan pelajar asal Singapura menyerahkan bantuan kepada pihak SDN 002 Bintim.

”Ada sekitar 50 pelajar asal Singapura datang ke sekolah kami (SDN 002 Bintim, red),” kata Humas SDN 002 Bintim, Hamnah kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (17/11).

Bantuan yang diserahkan pelajar asal Singapura tidak berbentuk uang tunai. Tetapi, pelajar tersebut menyerahkan material bangunan (bahan bangunan) serta tenaga.

Baca Juga :  SMAN 2 Tanjungpinang Juara Pertama

Material bangunan yang sudah diberikan, yakni paving block, pasir, semen dan bahan bangunan lainnya yang dibutuhkan SDN 002 Bintim.

Pihak SDN 002 Bintim langsung memanfaatkan bantuan bahan bangunan tersebut. Seperti paving block serta pasir digunakan untuk halaman sekolah dan memperbaiki toilet sekolah.

Saat itu, pelajar asal Singapura dengan SDN 002 Bintim berbaur menjadi satu untuk gotong royong. Mereka saling tolong menolong. Ada sebagian pelajar yang mengambil dan mengangkat bahan material tersebut dari tumpukan. Lalu, pelajar lainnya memasang paving block untuk membuat halaman sekolah.

Baca Juga :  40 Penghafal Alquran Diwisuda

Kemudian, pelajar asal Singapura khususnya laki-laki membaguskan ruang belajar menggunakan cat dan membuat taman di SDN 002 Bintim.

”Sebelumnya, mereka (utusan dari sekolah luar negeri, red) meninjau sekolah kita (SDN 002 Bintim, red) di tahun 2017 lalu. Utusan mereka tanya soal kebutuhan kita di sekolah. Ya, kita sampaikanlah. Kami butuh paving block dan sebagainya,” terang dia.

Saat pertemuan pertama, lanjut dia, sekolah dari luar negeri sudah sering memberikan bantuan ke sekolah berada di Bintan.

”Katanya mereka ada program gitu. Saya tak ingat pulak. Intinya, mereka peduli dengan sekolah kita di sini (Bintan, red). Dan mereka merasa senang telah membantu sekolah di sini,” sebut dia. (dri/roza/risky)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here