Pelajar SMPN 16 Dibekali Ilmu Pengelolaan Sampah

0
104
Tiga Pelajar SMPN 16 Tanjungpinang Timur di Pinang Kencana, sedang praktik penanganan sampah menjadi barang baru dan yang bisa dimanfaatkan, kemarin. f-yendi/tanjungpinang pos

BINCEN – Tim Bank Sampah Tanjungpinang menggelar workshop penanganan sampah nonekonomis (ecobricks) di Aula SMPN 16 Tanjungpinang Timur, di Pinang Kencana, Kamis (14/3) kemarin. Pelatihan ini ditujukan kepada kalangan pelajar, dalam upaya pembentukan bank sampah unit sekolah.

Tim bank sampah Tanjungpinang memberikan pelatihan, pengetahuan mengenai ecobricks, serta manfaat sistem bank sampah terpadu. Sehingga bank sampah bisa bermanfaat untuk sosial, lingkungan, memberikan nilai ekonomis. Bahkan dapat berperan sebagai lembaga penguat ekonomi masyarakat.

Barang yang dihasil dari penanganan sampah bisa berupa tempat duduk, meja, dan tembok bangunan. Cara mengolah sampah menjadi barang bermanfaat itu diberikan kepada pelajar SMPN 16 Pinang Kencana.

Ketua tim Bank Sampah Tanjungpinang Hindra Atmaja menyampaikan, ecobricks merupakan satu dari sejumlah solusi terbaik dalam mengurangi sampah plastik non ekonomis. Ecobricks bertujuan lebih kepada edukasi pertanggungjawaban dari setiap individu terhadap sampah terproduksi.

”Hadirnya bank sampah di Tanjungpinang bukan lah hal baru. Bank sampah yang dikelola justru memberikan sistem dan manfaat yang lebih bagi nasabah, masyarakat dan lingkungan,” jelasnya.

Bank sampah Tanjungpinang saat ini mulai menangani sampah-sampah terproduksi dan terpilah. Seperti sampah rumah tangga bisa menjadi wadah edukasi dan tempat menabung, yang dapat ditukar dengan nominal uang, atau ditukar dengan produk yang sudah disiapkan oleh pihak bank sampah Tanjungpinang.

”Harapan kami, dengan adanya bank sampah, dan pengetahuan ecobricks ini bisa menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab dari masing-masing individu pelajar. Kami juga mengimbau agar sekolah dan masyarakat membangun bank sampah unit, di masing-masing tempat tinggalnya,” ujar Hindra.

”Pihak terkait juga diharapkan bersedia menunaikan kewajibannya, dalam menyediakan lahan, gedung, sarana dan prasarana kepada bank sampah unit. Termasuk armada pengangkutan,” sambungnya. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here