Pelaku IKM Diminta Terapkan GKM

0
280
Para pelaku usaha kecil menengah saat mengikuti seminar, kemarin. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) menggelar peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui Gugus Kendali Mutu (GKM) di Hotel Bintan Plaza (BP) Tanjungpinang, Senin (17/9).

Acara ini mulai digelar Senin (17/9) hingga Jumat (21/9) mendatang. Pesertanya dari pelaku usaha kecil menengah di Kota Tanjungpinang. Acara ini dibuka langsung Staf Ahli bidang Hukum, Politik, Pemerintahan dan Kemasyarakat Pemko Tanjungpinang, Samsudi.

Salah satu pembicarannya adalah Yusrizal dari Lembaga Pelatihan dan Pengembangan Usaha Mikro dan Menengah Riau (LP2 UMKM)

Samsudi, mengatakan kegiatan ini untuk mewujudkan industri kecil menengah yang berdaya saing. Untuk itu, dibutuhkan perilaku pelaku industri yang baik dan memiliki integritas tinggi demi memajukan usahanya.

Langkah awal, kata dia diperlukan wadah untuk meningkatkan potensi SDM pelaku industri dengan mengerucutkan pembinaan kedalam pendekatan gugus kendali mutu melalui penumbuhan partisipasi pelaku indutri.

”Kita harapkan, kepada pelaku industri agar menerapkan gugus kendali mutu di usahanya setelah menerima ilmu dari kegiatan ini. Agar dapat terciptanya suatu standar produk yang baik,” harap dia.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan dan Promosi Industri Disperdagin Kota Tanjungpinang, Candra Yani menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan, terciptanya pelaku usaha yang mempunyai motivasi dan kamauan, yang kuat untuk lebih maju lagi dalam meningkatkan mutu produk.

Kemudian, memberikan dorongan dan motivasi kepada peserta pelatihan, agar selalu menjaga kualitas prtoduknya. Menurutnya, terciptanya wawasan baru dan terbukanya sebuah pola pikir. Sehingga bisa lebih maju tentang bagaimana cara untuk mengembangkan usaha dibidang keahliannya dengan menekankan pada peningkatan mutu produk. Serta tetap menjaga semangat dalam mengembangkan usaha.

Sambungnya, menampung seluruh ide yang berkembang dan dapat menggali potensi secara terbatas. Meningkatkan tanggungjawab seluruh karyawan terhadap mutu hasil kegiatan.

”Pelaku IKM bisa memberikan kontribusi pada perbaikan serta pengembangan usaha. Sehingga bisa terciptanya standarisasi produk yang dimiliki,” harap dia. Kemudian, pelaku juga harus bisa pintar memasarkan produknya. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here