Pelampiasan di Laga Pamungkas

0
189
PELATIH Ibnu Grahan, Bakhtiar, Wawan Hariono dan skuat 757 Kepri Jayaf FC berpose bersama, usai menjalani latihan, belum lama ini. f-istimewa

Hari Ini, Saksikan 757 Kepri Jaya Vs PSMS Medan

Duel panas 757 Kepri Jaya vs PSMS Medan akan tersaji pada putaran babak 64 besar Piala Indonesia 2018, di stadion Citramas, Batam, Kamis (13/12) siang ini. Bagi tuan rumah maupun tim tamu, pertandingan ini menjadi pelampiasan di laga pamungkas.

TANJUNGPINANG – Skuat 757 Kepri Jaya FC binaan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun ini, baru saja menelan pil pahit. Target promosi ke Liga 2 Indonesia, pada musim 2019 mendatang tak tercapai. Jangan kan lolos ke Liga 2, Nanang dan kawan-kawan gagal di penyisihan grup pada babak 32 besar nasional Liga 3 Indonesia, di Ciamis, pekan lalu.

Hasil lara 757 Kepri Jaya FC di penyisihan babak 32 besar Liga 3 Indonesia itu, memicu semangat bagi pemain asuhan pelatih Ibnu Grahan, Bakhtiar dan Wawan Hariono. Satu harapan hanya tertuju pada ajang Piala Indonesia 2018 ini.

Tak ada kata ’impossible’ (mustahil), untuk menjuarai dan tampil ciamik di ajang Piala Indonesia, yang diikuti klub Liga 1, Liga 2 dan 16 tim Liga 3 ini. Buktinya, di babak 128 besar, 757 Kepri Jaya FC menyingkirkan PSPS Pekanbaru (Riau) yang berada di kasta Liga 2 pada musim 2018 ini.

Di babak 64 besar, PSMS Medan bisa saja menjadi pelampiasan sakit hati sekaligus balas dendam bagi 757 Kepri Jaya, ketika bermain di depan pendukung suporter laskar bertanjak, Kamis siang ini. Namun, jika tim kebanggaan warga Kepri ini kalah, laga ini menjadi laga pamungkas (terakhir).

”Kami harapkan, anak-anak bermain tetap maksimal, fight dan semangat,” kata Bachtiar, pelatih 757 Kepri Jaya FC, saat dihubungi Tanjungpinang Pos, kemarin.

Sebaliknya, PSMS Medan juga akan menjadikan laga ini sebagai pertandingan pelampiasan sakit hati. Pasalnya, PSMS Medan juga menelan pil pahit di Liga 1 Indonesia. PSMS berada di dasar klasemen akhir Liga 1 Indonesia, dengan mengoleksi 37 poin, dari 34 pertandingan.

Selama musim 2018, PSMS Medan hanya 11 kali menang, 4 seri dan menderita 19 kali kalah. Dengan hasil ini, PSMS Medan terdegradasi ke Liga 2 Indonesia, pada musim 2019 mendatang. 757 Kepri Jaya FC bisa saja menjadi mangsa PSMS Medan, pada laga babak 64 besar Piala Indonesia, siang nanti. Jika kalah, laga ini pun menjadi pertandingan terakhir bagi PSMS Medan di musim ini. Menarik untuk disaksikan.

”Pertandingan sudah siap digelar di stadion Citramas, Batam, Kamis (13/12) siang ini,” kata Efendi, Direktur Kompetisi Asprov PSSI Kepri, baru-baru ini. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here