Pelanggan Keluhkan Listrik Padam Lima Jam

0
710
PERBAIKAN TRAVO: Petugas PLN saat memperbaiki travo listrik.f-suhardi/tanjungpinang pos

Pemadaman listrik selama 5 jam menyengsarakan warga. Hal itu dinilai tak suah keterlaluan karena mengabaikan hak pelanggan. Pemadaman dilakukan PLN Kamis (10/8), sejak pukul 09.00 sampai pukul 14.00 WIB, tanpa ada pemberitahuan resmi sebelumnya dari pihak PLN.

TANJUNGPINANG – Dampaknya, aktivitas perkantoran terlihat lumpuh dan sejumlah pegawai tidak bisa bekerja dengan maksimal karena seluruh peralatan listrik tidak berfungsi. Hanya beberapa kantor swasta dan dinas saja yang memiliki genset. Namun, sebagian besar kantor dinas dan badan tidak menyalakan genset dan hanya mengandalkan jaringan listrik yang tidak menentu.

Padamnya listrik selama lima jam, juga membuat pelaku usaha di Tanjungpinang tidak bisa menjalankan usahanya. Pasalnya, pelaku usaha tidak bisa beroperasi dengan normal tanpa adanya aliran listrik. ”Entah sampai kapan listrik akan hidup. Padahal saya mau cek data di komputer,” kata salah satu pegawai toko buku di kawasan Bintancenter, kemarin.

Penjaga toko buku itu, meminta baiknya, kalau ada pemadamam terencana, bagusnya PLN mengumumkan ke masyarakat. Sekarang sudah zaman canggih. Jadwal pemadaman bisa diumumkan via radio, surat kabar atau melakukan kerjasama dengan pemerintah setempat. Supaya, masyarakat tahu, kalau ada pemadaman bergilir. ”Kita bayar listrik mahal. Lambat bayar diputus. Kalau PLN mati listrik, tidak ada kompensasi bagi pelangga, tak adil namanya,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemko Bikin Perwako Tamu Wajib Nginap

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau Saproni meminta agar PLN harus memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat Ibukota. ”Pascaperbaikan nantinya, PLN harus lebih memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat dan kita juga berharap tidak ada pemadaman setelah dilakukan perbaikan terhadap jaringan tersebut terutama di Kota Tanjungpinang ini,” kata Saproni, Kamis (10/8).

Ia menuturkan bahwa saat ini Tanjungpinang memiliki teganggan listrik yang rendah. Menurutnya, jika semua jaringan sudah diagregat, tentunya bisa meminimalisir terjadinya blackout. ”Saat sekarang ini di Tanjungpinang belum mendukung jaringan dan masih tegangan rendah,” sebutnya.

Setelah pembenahan jaringan dilakukan, Saproni berharap tegangan listrik di Kota Tanjungpinang bisa mendekati seperti di Kota Batam. Dan tidak adalagi pemadaman listrik yang dilakukan seperti saat ini. ”Jika pembenahan dan perbaikan jaringan telah dilakukan tentunya tidak akan adalagi pemadaman,” ujarnya.

Baca Juga :  Majukan Pariwisata Penyengat Butuh Tambahan Infrastruktur

Maneger PLN Minta Maaf
Manager Area PT PLN Tanjungpinang Armunanto, menyampaikan permintaan maaf kepada pelanggan listrik di wilayah Pulau Bintan. Pemadan terjadi karena sedang pemeliharaan jaringan. ”Mohon maaf atas padamnya listrik, sebab ada pemeliharaan jaringan yakni penebangan pohon di kota. Supaya tidak menganggu jaringan,” jelasnya kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (10/8).

Hal sama juga disampaikan Kepala Bagian Humas PLN area Tanjungpinang, Musril, pemadaman mulai dari Jalan RH Fisabilillah, Cendrawasih, Jalan Wonoyoso, Dompak lama, Handoyo Putro, Jalan Karya, Hang Lekir, Perumahan Batunaga hingga Perkantoran Provinsi Kepri. Sesuai jadwal yang dimiliki PLN, pemadaman yang dilakukan mulai pukul 09.00 sampai pukul 13.00. ”Kita sedang melakukan pemeliharaan jaringan rutin. Seperti kita tebang pohon yang mengganggu jaringan kita,” tegasnya.

Namun, nyatany, jadwal yang sudah ditentukan meleset alias melebihi satu jam. Sebenarnya dijadwal menyala pukul 13.00, ternyata pukul 14.010 baru nyala lampu. Pemeliharaan jaringan ini tidak hanya satu hari saja, tetapi masih ada taha berikutnya. Sabtu (12/8), masuk giliran pemadaman listrik di rayon Kijang, mulai pukul 9.00 sampai pukul 13.00, dari daerah Jalan Raya Uban Lama Km 21-Km 46, Jalan Tembeling, Jalan Bintan Buyu, Jalan Tanjung Kapur dan sekitarnya, Teluk Bakau, Jalan Malang Rapat, Jalan Mengkurus, Jalan Pulau Pucung, Jalan Teluk Dalam, Jalan Berakit, Jalan Pengudang, Jalan Sumpat dan sekitarnya.

Baca Juga :  Melayu Square Bakal Ditutup

Kemudian, Minggu (13/8) nanti, di daerah rayon Bintancentre, mulai pemadaman listrik pukul 9.00 sampai 13.00, dari daerah di daerah Jalan Dompak perkantoran Provinsi Kepri dan Perumahan Tanjung Siambang.
”Ini kita lakukan untuk meningkatkan pelayanan,” tegasnya.(ANDRI, SUSANTO, SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here