Pelayanan Disdukcapil Lumpuh

0
53
Warga mengambil nomor antrean untuk mendapatkan pelayanan di kantor Disdukcapil Tanjungpinang. f-andri/tanjungpinang pos

Pelayanan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tanjungpinang lumpuh. Sementara ini tidak ada pembuatan KTP elektronik, akta kelahiran, atau kartu keluarga. Ini karena server utama Disdukcapil mati setelah tersambar petir.

TANJUNGPINANG – Server utama dan modem jaringan di sabar petir saat Tanjungpinang dilanda hujan deras diserta petir terjadi Selasa (4/12) pukul 12.00 WIB.

Warga yang datang untuk mengurus administrasi, Rabu (5/12), kecewa karena tidak bisa melakukan perekaman KTP-el. Ia tidak tahu kalau pelayanan lumpuh. Mereka pulang ke rumah dengan rasa kecewa.

Kepala Disdukcapil Kota Tanjungpinang Irianto, membenarkan kalau pelayanan lumpuh total sejak Selasa (4/12) pukul 12.00 hingga Rabu (5/12). Ia belum bisa memastikan sampai kapan pelayanan lumpuh. Untuk mempercepat perbaikan, ia sudah berangkat ke Jakarta untuk melaporkan hal tersebut Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

”Pelayanan lumpuh total. Saya sudah lapor ke Dirjen Dukcapil Kemendagri,” kata Irianto, kemarin.

Ia berharap agar pemerintah pusat segera membantu peralatan atau memperbaikinya segera, supaya pelayanan kembali normal.

Kata dia, diakhir tahun ini Disdukcapil dikejar deadline untuk menyelesaikan, 4 ribu warga yang belum melakukan perekaman. Termasuk, masih banyak warga yang sudah berumur 23 tahun ke atas, tapi belum melakukan perekaman KTP-el.

Aturanya, sambung dia bila masyarakat sudah berumur 23 tahun ke atas, tidak juga melakukan rekaman KTP-el sampai akhir Desember ini, maka pemerintah pusat akan memblokir nomor induk kependudukan (NIK) warga tersebut.

Sambung dia, dari 4 ribu warga Tanjungpinang belum melakukan perekaman, kira-kira 40 persennya adalah warga sudah berumur 23 tahun tapi belum melakukan perekaman.

”Saya ingatkan kepada warga, jangan sampai NIK diblokir karena tidak melakukan peremakan KTP-el,” ujarnya.

Ia berharap warga yang ingin melakukan peremakan KTP-el, bisa datang ke Kantor Camat Tanjungpinang Barat, atau langsung ke kantor Disdukcapil. Bila data-datanya lengkap, langsung diproses dan KTP-nya langsung dicetak. Tapi, untuk sementara karena server di sambar petir belum bisa melayani perekaman dan cetak KTP.

”Kita terus mencetak KTP-el warga yang sudah melakukan KTP-el. Per hari bisa kita cetak 30 hingga 40 KTP warga,” ujarnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat, yang sudah melakukan peremakan KTP-el, tapi belum terima atau KTP-elnya belum dicetak-agar rajin-rajin mendatangi kantor Disdukcapil. Siapa tahu, data rekaman sebelumnya tidak masuk sistem karena ada perubahan sistem. (ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here