Pelayanan RSUD Dipantau Terus

0
574
Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj Rahma meninjau pelayanan di RSUD Tanjungpinang. F-Istimewa

TANJUNGPINANG – Meski baru dua bulan, H Syahrul-Hj Rahma sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang namun sudah gerah dengan keluhan yang disampaikan masyarakat terkait pelayanan di RSUD Tanjungpinang.

Hj Rahma pun inspeksi mendadak (Sidak) ke rumah sakit milik Pemko itu, Senin (19/11) pagi. Ia tiba pukul 07.20 pagi, atau 25 menit sebelum apel pagi di mulai 07.45 WIB.

Sebelum menjadi pembina apel, ia mengunjungi beberapa ruangan dan memperhatikan lingkungan sekitar rumah sakit.

Rahma menuturkan, pelayanan di rumah sakit itu akan di pantau terus. Dari hasil komunikasi, ia menerima keluhan yang disampaikan pasien dan petugas ruangan terkait minimnya pendingin ruangan atau AC.

”Saya malu bapak-ibu, masih menemukan keluhan yang harusnya bisa diatasi,” ujarnya dalam apel pagi itu.

Ia pun meminta manajemen segera membeli AC untuk beberapa ruangan yang perlu. Khususnya, ruang inap bersalin kelas III yang diisi dengan enam tempat tidur tersebut.

Bila pasien penuh, petugas ruangan menuturkan, pasien akan gerah. Ini membuat tidak nyaman.

”Bayangkan kalau saudara-saudara yang dirawat di ruangan itu, pasti tidak nyaman. Saya meminta, maksimal besok, Selasa (20/11) AC sudah dibeli manajemen rumah sakit menggunakan dana BLU yang ada,” tuturnya memberikan pesan di apel pagi itu.

Rahma berani meminta segera diadakan, karena dananya ada melalaui BULD yang dikelola rumah sakit itu sendiri.

“Jadi tidak perlu dianggarkan khusus melalui APBD. Saya minta yang seperti ini harus peka menyediakan, karena terkait kenyamanan masyarakat,” ucapnya.

Dituturkannya, bila tidak segera membeli, maka ia sendiri yang akan membeli, namun manajemen rumah sakit itu akan menjadi catatan khusus.

Rahma berulang kali juga meminta kepada seluruh petugas di rumah sakit agar menjadikan pasien yang datang itu sebagai keluarga sendiri.

Kalau menganggap keluarga, pasti akan memberikan pelayanan yang terbaik. Begitulah harusnya memperlakukan pasien yang datang.

Rahma mencontohkan, belum lama ini, pasien yang akan melakukan pemeriksaan tekanan darah membutuhkan waktu. Menurutnya, ini bisa dipersingkat dengan kesadaran dari pelayanan di rumah sakit itu.

Dituturkannya, akibatnya bisa fatal bila pasien menunggu pelayanan yang lama. Pertama tekanan darahnya bisa tidak stabil sehingga mengakibatkan dokter susah mengambil kesimpulan kondisinya.

Ia pun berharap, pelayanan di rumah sakit bisa lebih cepat dan tepat. Menurutnya, manajemen rumah sakit masih perlu pembenahan. Bila tidak, maka akan mendapat keluhan dari masyarakat terus.

Diingatkannya, bahwa ia sendiri merupakan bagian dari ASN. Meski demikian, ia juga keterwakilan dari masyarakat yang dipercaya memimpin seluruh pegawai di pemko bersama H Syahrul sebagai wali kota.

Jadi ia meminta pengertian dari seluruh ASN agar bekerja semaksimal mungkin. Menyelesaikan persoalan yang dirasakan masyarakat termasuk di rumah sakit.

Baginya tidak ada beban memberikan masukan kepada ASN, sebab ia menjadi pemimpin bukan dari sogokan, tetapi karena bekerja.

Sebelumnya, ia menjadi anggota DPRD Tanjungpinang. Bahkan juga pernah memperjuangkan insentif para pegawai di rumah sakit.

Menurutnya, sistem kerjanya tidak akan berubah. Maka ia meminta seluruh ASN bekerja maksimal. Rahma berjanji akan sering datang ke rumah sakit untuk melihat kondisi pelayanan di sana. Sekaligus melihat kondisi ruangan bagi pasien.

Sebelumnya, Rahma ke ruangan bersalin. Ada sembilan pasien pagi itu dari 17 tempat tidur tersedia.

Meski demikian, di ruang bersalin itu, ada juga beberapa pasien yang dirawat dengan indikasi berbeda. Yaitu operasi kista dan lainnya.

“Semoga Ibu sehat-sehat yah, jaga pola makan. Tidak apa, penyakitnya sudah diangkat melalui dokter,” paparnya di depan pasien. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here