Pelayaran Diminta Waspadai Angin Kencang

0
87
Kapal tol laut saat melintasi perairan Tanjungpinang beberapa waktu lalu. F-RAYMON/TANJUNGINANG POS

Gelegar petir yang disertai kilatan cahaya di langit Tanjungpinang masih akan dijumpai. Angin kencang yang datang tiba-tiba pun diperkirakan bakal terjadi.

TANJUNGPINANG – Seperti Minggu (2/9), angin kencang tiba-tiba datang secara tiba-tiba. Beberapa pelayaran dari Tanjungpinang ke Penyengat di tunda sementara. Takut tragedi beberapa tahun lalu, terjadi lagi.

Tak hanya angin kencang, kemarin di perairan Tepilaut Tanjungpinang tiba-tiba gelombang tinggi. Dua pekan terakhir ini wilayah Tanjungpinang dilanda cuaca yang tidak menentu. Kadang, panas, hujan dan angin kencang atau angin ribut.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang, Dhira Utama menyebutkan, angin kencang yang terjadi dikarenakan adanya pola belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepri.

Ini yang menyebabkan menupuknya massa udara di sekitar wilayah tersebut, ini mendukung proses pertumbuhan awan-awan konvektif.

Sedangkan ramalan cuaca, untuk besok (hari ini, red) secara umum kondisi cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berpotensi terjadi hujan lokal. Hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang.

”Kita minta pelayaran dan nelayan dan warga kita tetap waspada, meskipun cuaca tersebut masih kondusif untuk transportasi darat, laut dan udara, tapi kadang-kadang angin tiba-tiba kencang” katanya Minggu (2/9).

Lanjutnya, saat ini ketinggian gelombang di Tanjungpinang dan Batam mencapai 0,2 hingga 0,8 meter, Bintan dan lingga 0,2 hingga 0,8 serta Anambas dan Natuna mencapai 0,2 sampai 1,3 meter. Sedangkan arah angin dari Tenggara ke Selatan kecepatan angin 0,5 sampai 20 kilometer per jam.

”Waspada terhadap awan cumulonimbus yang dapat menyebabkan cuaca buruk secara tiba-tiba. Seperti hujan yang disertai petir,” sebutnya.

Dhira menuturkan, terjadinya angin puting beliung dengan tanda-tanda seperti udara pasar dan pengap satu hari sebelumnya, udara pada malam hari hingga pagi hari, terlihatnya tumbuh awan cumulus yang biasa terjadi sekitar pukul 10.00 pagi. Diantara awan tersebut ada satu jenis awan yang berbatas tapi sangat jelas berwana abu-abu menjulang tinggi seperti bunga kol.

”Awan tersebut akan cepat berubah menjadi hitam gelap,” jelasnya.

Sambung dia, sedangkan untuk proses terjadinya angin puting beliung di daerah tumbuh, sering di darat bila terjadi di laut sering dikenal dengan water spout, arah gerakan tergantung dari gerakan awan cumulonimbus.

Lanjutnya, waktu terjadinya angin puting beliung terjadi saat pancaroba, baik peralihan dari musim penghujan ke kemarau atau sebaliknya, tidak mempunyai siklus. Serta sangat jarang terjadi angin puting beliung susulan di lokasi yang sama dan lebih sering terjadi saat siang atau sore hari. (RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here