Pelindo 1 Bangun Pusat Logistik Berikat

0
411
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun meninjau Pelabuhan Sribayintan Kijang, Kamis (17/5) untuk melihat persiapan pengelola setelah sebelumnya meninjau Pelabuhan SBP. f-suhardi/tanjungpinang pos

BINTAN – Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Bambang Eka Cahyana bersama Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meninjau lokasi pembangunan baru sebagai pusat Logistik berikat terbesar di Pulau Bintan, Jalan Korindo, Bintan Timur, Kamis (17/5).

Di atas lahan seluas 3 ribu meter tersebut, rencananya akan selesai tahun 2018 ini dengan total besaran dana investasi lebih dari Rp 200 miliar. ”Jadi selama ini kontainer keluar dari pelabuhan langsung menuju ke tengah kota. Nah, ke depan kalau ini beroperasi, kita harapkan kontainer tidak lagi masuk ke kota, cukup streaping di PLB, ambil di sana barang kemoditi mereka. Gudang ini bisa disimpulkan sebagai tempat penitipan para importir,” terang Bambang Eka Cahyana.

Lebih lanjut Eka menjelaskan, dengan telah berproses nanti akhir 2018, maka efek positif yang di dapat adalah mengurangi kemacetan, kerusakan aspal jalan, bahkan proses pengiriman barang kepada importir.

Bahkan, kata dia, untuk aktivitas pelabuhan dan lokasi tempat penyimpanan kontener di Pelabuhan Sripayung, kembali akan di tata kembali mulai dari perluasan dermaga, sampai dengan penataan kawasan perkantoran.

”Jadi nanti tidak lagi misalnya kapal peti kemas, kargo dan penumpang di satukan. Semua akan pisah-pisah, jadi emggak berebut dermaga lah. Sekarang bisa lihat sendiri, kita bangun kembali dermaga untuk satu lagi tempat sandar kapal,” terangnya.

Bahkan menurut Eka, target dirinya kalau progres pembangunan selesai maka daya tampung kapal kargo yang dapat akses di pelabuhan tersebut bisa sampai 70 ribu ton. Di depan Gubernur Kepri, Eka bahkan menyampaikan progres Pelindo I saat ini seyogjanya harus membangun dermaga minimal 5 kapal kargo berkapasitas jumbo bisa sandar di Pelabuhan Sripayung.

”Kalau misalnya spare untuk tempat sandarnya lebih luas, maka rentang waktu untuk bongkar muatnya lebih singkat,” tegas Eka demikian.

Antre Berdesakan
Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun menginginkan setiap pemberi layanan terhadap masyarakat harus terus meningkatkan kualitasnya.

Apalagi saat ini Pelabuhan SBP yang terus berbenah memperbaiki dan meningkatkan berbagai fasilitas umum pelabuhannya. Tentunya hal ini juga harus didukung dengan kemampuan pengelolaan manajemen yang baik terutama dari segi pelayanan.

”Jangan ada lagi antrean sampai berdesak-desakan, jangan buat masyarakat tidak nyaman,” ujar Nurdin saat melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Kamis (17/5).

Menurut Nurdin, masyarakat harus dibuat senang. Segala keluhan akan hilang jika kita berikan pelayanan yang terbaik. Dalam sidak tersebut Gubernur ditemani oleh Dirut Pelindo I Tanjungpinang Eka Cahyana, Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, bersama sejumlah Kepala OPD.

Ketika Gubernur datang dirinya melihat antrean yang membludak di area pelabuhan Internasional, Nurdin langsung menginstruksikan agar jangan memperlambat proses administrasi, apalagi kebanyakan yang mengantre tersebut adalah turis.

”Jangan buat prosedur yang berbelit-belit, wisman itu salah satu pendapatan daerah untuk kita, buat mereka ingin datang lagi ke Kepri,” kata Nurdin.

Nurdin melanjutkan sidaknya ke pelabuhan domestik, disana dirinya berpesan kepada para karyawan pelabuhan untuk memberikan pelayanan yang prima, ramah dan murah senyum. ”Janganlah berteriak-teriak lagi, jadwal keberangkatan kan sudah ada, fokus layani masyarakat dengan prima,” pesan Nurdin. (ais/mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here