Peluang Golput di Pilwako Tinggi

0
286
M Yusuf Mahidin

13 Ribu Warga Belum Kantongi Suket

TANJUNGPINANG – Masih banyak warga Tanjungpinang memiliki KTP berbasis aplikasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Data yang ada di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang, masih ada 13 ribu warga yang mengantongi KTP SIAK dan pemilih pemula yang belum melakukan rekaman KTP Elektronik (KTP-el).

Divisi Logistik KPU Kota Tanjungpinang, Muhammad Yusuf Mahidin mendesak agar pemerintah daerah untuk serius dan tegas, agar warga yang belum melakukan rekaman KPT-el agar segera. Sebab, sambung dia KTP SIAK tidak berlalu untuk Pemilihan Wali Kota Tanjungpinang 27 Juni, juga tidak berlaku untuk pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden 2019.

Kalau sudah melakukan rekaman, pemerintah mengeluarkan surat keterangan (suket) penganti KTP-el sementaran. ”KTP SIAK tak berlalu. Surat keterangan penganti KPT-el berlaku di pilwako, kita khawatir golput tinggi karena warga kita masih memegang KTP SIAK,” kata Yusuf, kemarin.

Ia khawatirkan, 13.000 masyarakat tersebut tidak menyalurkan hak pilihnya, disebabkan tak mengantongi suket tersebut. ”Ini yang gawat. Kalau bisa jangan sampai terjadi,” terang dia.

Berdasarkan data yang dimiliki Disdukcapil Kota Tanjungpinang, kemungkinan 13.000 masyarakat yang belum melakukan perekaman, adalah anak yang sudah memiliki usia 17 tahun hingga masyarakat mengantongi KTP SIAK. Masyarakat yang masuk kategori wajib KTP sebanyak 163.654 jiwa di tahun 2018. Sedangkan yang sudah melakukan perekaman KTP-el sebanyak 150.654 jiwa.

Dari data tersebut, baru 75.257 jiwa yang sudah mengantongi KTP-el. Sisanya 75.397 jiwa yang belum memiliki KTP-el. Tapi, 75.397 jiwa sudah mengantongi suket yang dikeluarkan Disdukcapil Tanjungpinang. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here