Pemain 757 Kepri Jaya Bebas Transfer

0
776
JABAT TANGAN: Pemain 757 Kepri Jaya FC berjabat tangan dengan pemain PSBL Langsa, di laga terakhir Liga 2 Indonesia, di Batam, Sabtu sore lalu. f-istimewa/chris

BATAM – Klub laskar Melayu 757 Kepri Jaya FC sudah mulai berkemas, setelah tak masuk empat besar di grup I Liga 2 Indonesia. Pemain pun bebas transfer, dan bakal meninggalkan klub yang sempat dibanggakan masyarakat Kepri ini, setelah outus kontraknya.

Pada laga terakhir, Sabtu (9/9) lalu, pelatih Jaino Matos tidak berada di lapangan. Dikabarkan, Jaino Matos mendapat sanksi, akibat melakukan pelanggaran di laga sebelumnya, ketika menghadapi Persiraja Banda Aceh, Sabtu (26/8) lalu.

Selain itu, beberapa pemain utama 757 Kepri Jaya seperti Gerald Pangkali dan Lutfi, tidak diturunkan saat menjamu PSBL Langsa. Beberapa pemain kunci 757 Kepri Jaya FC itu justru duduk santai di tribun utama Citramas, Batam. Gerald Pangkali dan beberapa pemain tersebut tidak diturunkan, karena sudah habis masa kontraknya dan takut cedera di laga terakhir.

Kini, pemain selevel Liga 1 itu sedang mencari klub baru, untuk melanjutkan kariernya di musim 2018 mendatang. Gerald dan kawan-kawan bakal meninggalkan 757 Kepri Jaya FC, akibat terdegradasi ke Liga 3, di musim depan.

Media Officer 757 Kepri Jaya FC Chris Trisiswanto menyampaikan, sampai saat ini belum ada kebijakan manajemen terhadap klub 757 Kepri Jaya FC, untuk menghadapi musim 2018. 757 Kepri Jaya FC belum dipastikan, apakah dibubarkan atau tetap berlaga di Liga 3.

”Belum ada kebijakan tentang hal itu. pemain sudah putus kontrak” kata Chris, Senin (11/9). (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here