Pembakris Tambah Stok Darah UTD-RS

0
96
Ketua Pembakris memberikan potongan tumpeng kepada Wakapolres Tanjungpinang Kompol Sujoko. F-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Diantara ratusan masyarakat yang berdatangan ke Pelataran Mal TCC Tanjungpinang ikut serta donor darah, Minggu (24/3) mulai pukul 10.30 WIB.

Kegiatan ini digagas Organisasi Pelayanan Masyarakat Batak Kristen (Pembakris) Kota Tanjungpinang yang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama. Terlaksananya sosial donor darah tersebut kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kepri.

Berbagai kegiatan dilaksanakan, diantaranya pengukuhan Tim Sigap yang dilaksanakan Wakapolres Tanjungpinang, Kompol Sujoko.

Turut dihadiri Kepala Bidang (Kabid) Kesra Pemko Tanjungpinang, Riwayat, perwakilan Rumpun Batak Bersatu (RBB) serta tokoh masyatakat lainnya.

Tim Sigap terdiri dari anak-anak muda dari Oranisasi Pembakris. Tujuan utamanya yaitu turun membantu masyarakat bila diperlukan.

Ketua Pelaksana HUT Pembakris sekaligus donor darah, Yan Simatupang menuturkan, melalui kegiatan ini, bisa menolong sesama khususnya yang membutuhkan.

Kegiatan ini juga didukung berbagai pihak, diantaranya TNI-Polri yang menurunkan anggotanya untuk turut serta mendonorkan darah. Selain itu masyarakat umum serta tamu undangan yang hadir.

Ketua Pembakris Kota Tanjungpinang, dr Anthoni Simatupang menuturkan, organisasi ini terbentuk didasari keinginan sesama anggota dapat berbuat baik.

Tujuannya pelayanan yaitu bermanfaat bagi sesama. ”Ini wadah bagi kita suku Batak yang bergama Kristen berbuat bagi sesama. Meski tinggal di daerah Melayu namun bisa berbaur dan bahkan bermanfaat,” ujarnya dalam kata sambutan.

Dituturkannya, terkait kegiatan donor darah selain membantu yang membutuhkan juga meningkatkan kesadaran pentingnya melakukan donor darah.

Berlatar pendidikan sebagai dokter, Anthoni mengetahui bahwa PMI sering mengalami kekurangan stok darah. Banyak pasien terpaksa menunggu pendonor pengganti bila diperlukan seketika.

Ia berharap melalui kegiatan ini akan semakin banyak masyarakat menjadi pendonor darah, bukan hanya pengganti namun juga suka rela. Artinya setiap tiga bulan rutin melakukannya.

”Dari hasil penelitian telah menunjukkan donor darah itu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan bagi pemeberi, diantaranya tubuh semakin bugar. Jadi bukan hanya membantu yang membutuhkan,” paparnya.

Ia menuturkan, ke depan organisasi ini semakin besar dan terus berbuat bagi sesama. Mampu berbaur dan melakukan berbagai hal melalui bidang-bidang yang dibentuk. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here