Pembangunan Ikon Selfie Belakangpadang

0
320
Dua becak di Belakangpadang dengan latar belakang gedung pencakar langit Singapura. f-istimewa/batampos

BATAM – Kecamatan Belakangpadang tahun ini akan mengusulkan penataan Dataran Langlang Laut. Penataan ini untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Pulau Penawar Rindu tersebut. Dataran Langlang Laut terletak di pintu masuk Pulau Belakangpadang, tepatnya di Dataran Langlang Laut.

”Kami harap bisa dibuatkan ikon untuk foto selfie di Dataran Langlang Laut. Jadi sebagai penanda wisatawan sudah datang ke Belakangpadang,” kata Camat Belakangpadang, Yudi Admajianto.

Menurutnya, Belakangpadang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi daerah kunjungan wisata. Potensi yang bisa dikembangkan antara lain wisata sejarah dan kuliner. Tahun ini akan dilakukan semenisasi jalan di Sekanak Raya oleh Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan).

”Bertahap sampai ke TPA (tempat pembuangan akhir sampah) di Tanjung Sari. Akan dilanjutkan tahun depan. Semoga wisatawan bisa one day tour di Belakangpadang dengan jalan yang lebih bagus,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan untuk pembangunan ikon di Dataran Langlang Laut bisa dilakukan oleh pihak swasta.

”Kita akan coba tawarkan ke pelaku usaha pariwisata untuk menyalurkan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR)-nya di Belakangpadang,” kata Ardi.

Sementara itu Walikota Batam, Muhammad Rudi juga berpesan kepada Camat Belakangpadang dan jajaran lurah di bawahnya untuk berinovasi. Ia minta jalan utama Belakangpadang yang mengelilingi pulau agar diperindah tampilannya.

”Jalan ini dipercantik. Lalu lintas harus diperbaiki. Bikin sesuatu yang menarik. Segera berinovasi,” pesannya.

Sebelumnya, Yudi mengatakan pada 2019 ini ada 50 kegiatan PM-PIK yang dilaksanakan di enam kelurahan. Penetapan titik kegiatan berdasarkan hasil musrenbang tahun lalu.

”Artinya setiap kelurahan mendapat 9-10 kegiatan PIK. Sedangkan non-PIK ada 69 kegiatan yang akan dilaksanakan teman-teman OPD,” kata Yudi.

Menurutnya, pembangunan merupakan prioritas Pemerintah Kota Batam saat ini. Banyak fasilitas terutama pelantar dan jerambah yang telah terbangun atau diperbaiki melalui program PM-PIK.

”Usulan dari lurah dan masyarakat, kalau bisa dibedakan nilainya dengan mainland. Karena secara harga, material dan ongkos di sini lebih tinggi,” ujarnya. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here