Pembangunan Pelabuhan Batuampar Terhambat

0
1044
SIBUK: Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batuampar, sangat sibuk.f-istimewa/humas bp batam

Pipa Gas ke Singapura Tidak Ditanam

Keberadaan pipa milik Perusahaan Gas Negara (PGN) yang melintasi Batam menuju Singapura, dinilai ganjalan dalam pengembangan pengembangan pelabuhan kontainer Batuampar.

BATAM – Pipa yang melintasi pelabuhan Batuampar itu tidak tertanam. Kondisi ini diharapkan dapat disikapi pemerintah pusat dan PGN.

Harapan itu disampaikan Staf Khusus Deputi III Badan Pengusahaan (BP) Batam, Nasrul Amril di Batam, beberapa hari lalu. Diakui, tidak hanya menjadi ganjalan untuk kapal yang akan sandar di Batuampar, juga menghalangi pengembangan dengan memperdalam alur. ”Pipa gas ke Singapura menggantung, seharusnya lima meter tertanam di bawah dasar laut,” ungkap Nasrul.

Baca Juga :  Telkomsel Fokus Kembangkan IoT Lewat TINC

Disebutkan kondisi itu menyebabkan kapal yang bisa sandar di Batam, tidak lebih dari kapal dengan kapasitas 3 ribu teus. ”Itu menghalangi kapal. Kalau kapal besar tidak bisa sandar. Paling bisa kapal 2000-3000 TEUS di Pelabuhan Utara Batuampar. Mau diperdalam, tidak bisa karena kena pipa,” imbuhnya.

Sebelumnya, Humas PGN Strategic Business Unit (SBU) Region III, Riza Buana, mengungkapkan objek vital di Batam, diantaranya pipa gas milik PGN. Namun soal pipa gas yang melintas menuju Singapura disebut sebagai kewenangan pusat. Soal pipa gas ini, sudah pernah mencuat saat Gubernur Kepri, dijabat HM Sani. Keberadaan pipa gas itu mendapat reaksi Sani, karena dinilai hanya numpang lewat.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here