Pembuatan KIA Sepi Peminat

0
956

Minat masyarakat Tanjungpinang dalam kepengurusan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi anak usia di bawah 17 tahun dinilai masih minim.

TANJUNGPINANG – Hal tersebut terbukti, setelah diberlakukannya Kartu Identitas Anak sejak setahun terakhir, hanya ada sekitar 100 lebih orang tua mengurusnya. Padahal, KIA merupakan identitas resmi anak sebagai bukti diri seorang anak yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah. ”KIA ini sangat berperan sebagai tanda bukti diri seorang anak yang belum berusia 17 tahun,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tanjungpinang, Irianto, kemarin.

Mantan Kepala Satpol PP ini menjelaskan, membuat KIA sangat mudah sekali. Kepengurusan KIA adalah untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara Indonesia. Meski begitu, namun sampai saat ini minat warga masyarakat dinilai sangat minim. Belum diketahui secara pasti, apa alasan masyarakat enggan melakukan kepengurusan KIA ini.

Baca Juga :  TNI-Polri dan Warga Sweeping di Potong Lembu

Namun, diharapkan dengan segera melakukan kepengurusan KIA ini, identitas anak bisa tercover dan terdata dengan baik. ”Anak yang baru lahir sudah bisa dibuatkan KIA,” tegansya. Sebelum, membuat KIA, sambung Irianto, para orangtua terlebih dahulu untuk mengurus akta kelahiran anaknya. Proses pengurusan akta kelahiran dengan KIA bisa sekaligus berjalan. ”Warga bisa sekaligus mengurus KIA dan akta kelahiran di kantor Disdukcapil,” bebernya.

Syarat, sambung Irianto, orang tua harus melengkapi ti foto kopi Kartu Keluarga (KK), foto kopi KTP orangtua anak tersebut. Bagi anak yang sudah berusia diatas 5-16 tahun, orangtua diminta membawa anaknya ke Kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang. Karena ada sesi foto dilakukan oleh petugas Disdukcapil.

Masih kata Irianto, berbeda dengan anak masih di umur 0-5 tahun, tak perlu datang ke Kantor Disdukcapil. Karena tidak ada sesi foto untuk anak tersebut. ”Sangat mudah dipenuhi persyaratan oleh orangtua. Lengkapi persyaratan itu, nanti petugas kita langsung proses,” terang dia.

Baca Juga :  Taman Budaya Raja Ali Haji Tak Terawat

Ia mengkalaim, proses kepengurusan hingga jadi KIA tidak butuh waktu lama. Hanya saja, proses KIA tersebut mulai dari Kantor kecamatan masing-masing. Karena berkas yang sudah dilengkapi oleh masyarakat akan diantar oleh petugas kecamatan tersebut ke kantor Disdukcapil Kota Tanjungpinang. ”Sampai ke Disdukcapil, kita langsung proses KIA. Sebentar jadi. Asalkan mesin cetak kita tidak ada halangan yang tak diinginkan,” terangnya.

Kata dia, blanko KIA dicetak menggunakan mesin cetak KTP-elektronik. Jadi, ia minta masyarakat harap bersabar. Karena petugas Disdukcapil hanya bisa mengandalkan satu mesin cetak saja. Sebab, hanya satu mesin cetak yang masih normal untuk mencetak blanko KTP-el dan KIA milik masyarakat Tanjungpinang. ”Mudah-mudahan di APBD-P tahun 2017 ini, kita dapat bantuan dua mesin cetak dari Pemko Tanjungpinang,” sebut dia.

Baca Juga :  Disduk Cetak KTP-el Pakai Mesin KIA

Sampai saat ini, lanjut dia, sudah ada lebih dari 100 anak di Tanjungpinang sudah memiliki KIA. Identitas anak sudah terlampir di KIA seperti KTP-el. Hanya saja,KTP-el tidak mencantumkan NIK Akta Kelahiran beserta barkot. ”Inilah kelebihan KIA. Cukup bawa KIA, kita sudah bisa mengurus apa saja untuk anak. Baik itu mengurus pasport maupun apa saja,” tegas dia.

Jadi, tunggu apa lagi, orangtua untuk tunda mengurus KIA. ”Ayo, masyarakat mengurus KIA untuk anaknya. Ada 40 ribu blanko KIA tersedia. Kesempatan ini jangan disia-siakan, bagi orang tua,” tegasnya.(ANDRI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here