Pembukaan MTQ Tingkat Kota Meriah

0
637
Pj Wako Tanjungpinang, H Raja Ariza menyerahkan piala bergilir MTQ ke Kemenag Kota Tanjungpinang, H Erman Zaruddin.f-ist/humas pemko Tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XII tingkat Kota Tanjungpinang, yang dipusatkan di Terminal Sungai Carang, Bintan Center, Rabu (18/4) malam, berlangsung khidmat dan meriah.

Gelaran ajang tahunan ini, secara resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, H. Raja Ariza yang ditandai dengan pemukulan beduk dan penekanan tombol sirine disaksikan tamu undangan dan masyarakat Kota Tanjungpinang.

Raja Ariza mengatakan bahwa melalui kegiatan MTQ, kita semua khususnya umat Islam akan termotivasi untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan isi kandungan Alquran dalam kehidupam sehari-hari.

Di samping itu juga, pemahaman yang utuh terhadap nilai-nilai universal Alquran dapat memberi kontribusi dalam membangun tatanan dunia yang aman, adil, dan makmur. ”Adanya kegiatan MTQ ini, diharapkan dapat menjadi cerminan bagi kita semua agar selalu menjaga rasa persatuan, kesatuan, dan ukhuwah,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemko Tak Bisa Anggarkan Dana Terobosan Sekolah

Pada kesempatan ini pula, pejabat Pemprov Kepri sedikit mengulas sejarah MTQ. Dijelaskannya, kegiatan MTQ sudah menjadi budaya di Indonesia, sama halnya dengan budaya pantun yang selalu kita lakukan di Kota Gurindam. MTQ adalah lomba seni membaca Alquran. Kegiatan MTQ di Indonesia diperkenalkan sejak 1940, bermula dari berdirinya Jamiiyyatul Qurro wal Huffadz (penghimpun pembaca dan penghafal Alquran) Nahdlatul Ulama. Kala itu, tahun 1968 MTQ pertama digelar di Makassar bertepatan dengan bulan Ramadan.

Tahun 1969, MTQ pun resmi dilembagakan secara nasional. Sejak itu, MTQ rutin dilaksanakan hingga saat ini. Kini, ajang MTQ sudah menjadi budaya di Indonesia. ”Kegiatan MTQ mengemban misi yang sangat mulia, yakni membangun karakter bangsa yang mulia dan Qurani,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiga Komoditi Tak Boleh Naik

Selain itu, MTQ juga menjadi wadah untuk melahirkan generasi masa depan yang Qurani, yang mampu menyerap nilai-nilai Alquran agar mereka bisa memposisikan dirinya sebagai agen perubahan berbasis Alquran ke arah yang lebih baik dalam segala bidang kehidupan, baik bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Raja Ariza melalui momentum ini, mengajak masyarakat bersama-sama membangun Kota Tanjungpinang lebih baik. ”Mari kita bahu membahu bangun Kota ini lebih baik, dengan selalu mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam rangka menciptakan kehidupan masyarakat yang agamis,” tegasnya.

Baca Juga :  Xpress Air Buka Rute RHF-Malaka

”Semoga MTQ ini, dapat melahirkan Qori, Qoriah, Hafidz, Hafidzhoh,Mufassir, Muffasiroh terbaik yang nantinya mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tegasny. (dri/bas) 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here