Pemerintah Desa Kelola Dana Rp 83,9 Miliar

0
271
KEPALA Dinas PMD Bintan Ronny Kartika memimpin rapat pembinaan keuangan desa, di Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Senin siang lalu. f-yendi/tanjungpinang pos

Bupati H Apri Sujadi Menargetkan Bisa Rekrut 3.800 Pekerja

BINTAN – 36 pemerintah desa se-Kabupaten Bintan akan mengelola dana sekitar Rp 83,9 miliar, pada tahun anggaran 2018 ini. Dana tersebut diharapkan bisa mensinergikan pembangunan Kabupaten Bintan yang diprogramkan kepemimpinan Apri-Dalmasri, serta merekrut sedikitnya 3.800 orang pekerja tempatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bintan Ronny Kartika menyampaikan, Alokasi Dana Desa (ADD) bersumber dari APBD 2018 Bintan, dan Dana Desa (DD) dari APBN (pusat) sudah ditetapkan. Untuk ADD, setiap pemerintah desa menerima berkisar Rp 1,4 miliar sampai dengan Rp 1,6 miliar. Sedangkan DD, anggaran yang diterima desa bervariasi, antara Rp 750 juta sampai dengan Rp 1,13 miliar. Tergantung dari tingkat kemiskinan masyarakat dan akses daerah desa terkait.

”Total ADD dari APBD 2018 Bintan senilai Rp 50,075 miliar. Total DD dari APBN senilai Rp 30,903 miliar. Jadi, ada dana sekitar Rp 83,978 miliar yang dikelola di 36 pemerintah desa se-Kabupaten Bintan, pada tahun 2018 ini,” sebut Ronny Kartika, usai meninjau lokasi pengembangan pariwisata mangrove Desa Toapaya Selatan, Selasa (23/1) kemarin.

Dana yang bersumber dari ADD dan DD itu, terang Ronny Kartika, sudah disampaikan kepada setiap kepala desa, sekdes, bendahara, tenaga ahli pada saat rapat pembinaan keuangan desa, di Kantor Bintan Buyu, Senin (22/1) lalu. Selain Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur tentang alokasi dana desa, juga disampaikan tentang sinergisitas program Pemkab Bintan dengan kegiatan yang dibuat dalam APBDes, untuk tahun anggaran 2018. Terutama, dalam pengelolaan sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) dari APBDes dari setiap pemerintah desa.

Silpa itu bisa dialokasikan dalam pengembangan BUMDes, pengelolaan satgas kebersihan, pemberdayaan Linmas maupun usaha desa lainnya. Sehingga, pemerintah desa bisa merekrut dan membuka lowongan tenaga kerja dari warga tempatan.

”Dari total Rp 83,9 miliar yang dikelola desa ini, Pak Bupati Bintan H Apri Sujadi menargetkan, bisa merekrut tenaga kerja 3.800 warga. Baik itu dari perekrutan satgas, linmas maupun pekerja di BUMDes,” jelas Ronny Kartika.

Pada kesempatan lain, Bupati Bintan H Apri Sujadi mengatakan, dana yang dialokasikan Pemkab Bintan untuk pemerintah desa di Kabupaten Bintan, melebihi Rp 50 miliar. Dana itu bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan di Bintan.

”Pekerjaan dari kegiatan APBDes itu, untuk pemberdayaan masyarakat desa. Makanya, minimal ada 3.800 warga yang direkrut dari 36 pemerintah desa, sebagai pekerja pada tahun anggaran 2018 ini. Perekrutan 3.800 pekerja itu, target minimal kita,” kata H Apri Sujadi, yang ingin berangkat ke Denpasar, Bali untuk menerima penghargaan dari Menteri Sosial RI, kemarin.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here