Pemerintah Imbau Warga Agar Banyak Minum Air Putih

0
136
BUPATI Natuna Hamid Rizal berkunjung ke salah satu sekolah dan memberikan arahan kepada siswa sebelum mengikuti UNBK. F-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

NATUNA – Sudah cukup lama Kabupaten Natuna memasuki musim kemarau, masyarakat diimbau agar selalu mengonsumsi air putih.

Hal ini dikarenkan, kondisi kemarau yang tentunya berdampak kurang bagus bagi manusia dan lingkungannya.

Kondisi ini bukan hanya berdampak pada ketersediaan air bersih, dan sistem sanitasi masyarakat. Tetapi juga dapat menimbulkan, dampak buruk pada kesehatan masyarakat.

”Sudah hampir dua bulan ini musim kemarau melanda Natuna, untuk itu masyarakat diminta untuk tetap menjaga kesehatan. Agar tidak terserang berbagai penyakit,” kata Bupati Hamid, usai mengunjungi SMK 1 Bunguran Timur, Senin (25/3).

Ia juga mengatakan, musim kemarau kali ini banyak titik lahan yang habis terbakar.

Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat jangan membakar sampah dan lahan sembarangan tanpa diawasi yang berakibat merugikan orang lain.

”Kita imbau kepada masyarakat jangan membakar lahan tanpa diawasi, karena bisa meluas dan dapat merugikan orang lain dan diri kita sendiri,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah mengatakan, cuaca panas seperti yang terjadi belakangan ini di Natuna dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit seperti ISPA dan bisa mengakibatkan dehidrasi dan lain sebagainya.

”Sehingga, masyarakat diimbau untuk banyak mengkonsumsi air putih. Tindakan ini harus menjadi kebiasaan masyarakat di musim panas yang terasa menyengat ini,” kata Hikmat.

Ia juga mengingatkan, kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang berlebihan di luar rumah di saat panas matahari sedang terik.

”Olah raga siang juga kalau bisa dikurangi, atau mungkin lebih baik dihindari untuk sementara. Karena dapat berdampak buruk pada kesehatan kulit, pernapasan dan lainnya,” ungkap Hikmat.

Selain itu, Hikmat juga berpesan kepada orangtua agar dapat lebih mengontrol kegiatan anak-anak mereka di luar rumah karena kondisi cuaca seperti ini dapat berdampak tidak baik bagi kesehatan anak.

”Terutama sekali kepada anak-anak, jangan sampai mereka banyak main panas. Orang tua harus memperhatikannya,” pungkas Hikmat.

Sebelumnya Stasiun Metereologi BMKG, Ranai telah merilis bahwa suhu udara di Natuna berkisar pada 32,7 derajat celcius.

Akan tetapi, jika dilihat dari nilai normal suhu udara di Natuna maka angka ini masih terbilang normal.

Namun begitu, lembaga ini juga merekomendasikan hal yang sama kepada masyarakat agar tidak terkena dampak terik panas matahari yang terjadi di Natuna. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here