Pemerintah Siapkan 300 Ton Beras Murah

0
737
OPERASI PASAR: Warga membeli beras di Operasi Pasar, kemarin.

Antusias masyarakat membeli beras medium di Operasi Pasar (OP) cukup tinggi. Dalam 5 hari, sudah terjual delapan ton. Harga beras medium kualitas premium ini Rp 8.100 per kg. Disperindagin dan Bulog menyediakan 300 ton.

TANJUNGPINANG – Sedangkan harga beras jenis sama di pasaran mencapai Rp14 ribu hingga Rp 15 ribu per kilogram. Operasi pasar yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan kerjasama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) Tanjungpinang, mulai digelar 7 Desember dan berakhir Minggu (31/12) mendatang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang HM Juramadi Esram mengatakan, untuk memudahkan masyarakat membeli beras murah, Disperdagin dan Bulog menggelar OP di 10 titik di seluruh Tanjungpinang. ”Alhamdulillah, masyarakat terbantu adanya operasi pasar jelang Natal dah Tahun Baru,” bebernya, kemarin.

Baca Juga :  Ketua PKK Rangkul UKM

Kata Juramadi, operasi pasar dilakukan untuk menekan kenaikan harga pangan pokok beras jelang Natal dan Tahun Baru 2018. Dalam operasi pasar Bulog juga menjual gula pasir harganya Rp 12.500 per kilo dan minyak goreng kemasan Rp 12.500 per liter. ”Operasi pasar hanya beras saja tapi Bulog juga menyediakan minyak dan gula untuk masyarakat,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Bulog Tanjungpinang, Joko Santoso mengatakan Bulog menyediakan 300 ton beras untuk operasi pasar. ”Kita baru lima hari menggelar operasi pasar sudah 8 ton terjual. Sabtu (9/12) kita tidak menggelar karena hujan. Minggu (10/12) libur. Kita sudah tentukan 10 titik tempat operasi pasar,” bebernya.

Baca Juga :  Libur, Warga Pilih Rekam KTP-el

Operasi pasar ini akan berlangsung sampai akhir tahun. Bagi masyarakat yang belum tahu, ia minta agar pihak kelurahan dan kecamatan memberitahukan kepada masyarakatnya, kalau ada OP beras, harganya lebih murah. ”Waktu launching operasi pasar, kemarin, Pak Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah, minta kepada pihak kelurahan dan kecamatan, untuk menyurati RT/RW, kalau ada OP beras murah,” bebernya.

Sebelumnya, H. Lis Darmansyah, menjelaskan operasi pasar ini dilakukan untuk mengendalikan dan mengontrol harga beras di pasaran.

Operasi pasar ini juga sebagai upaya pemerintah untuk mengantisipasi adanya kenaikan harga beras. Biasanya, setiap menjelang libur Natal dan Tahun baru, akan terjadi kenaikan harga sejumlah komoditas.

Baca Juga :  Sabu 5 Kg dan 19 Ribu Ekstasi Akan Dimusnakan

”Operasi pasar ini upaya pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang bersama Bulog untuk mengendalikan harga di pasaran.

Kemudian, menjamin ketersediaan beras di masyarakat masih cukup dan aman tidak terjadi gejolak harga. ”Saya sangat mengharapkan masyarakat memanfaatkan OP ini,” harapnya.(ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here