Pemerintah Tetapkan Harga HET Sembako

0
1303
TRANSAKSI: Suasanan transaksi jual-beli di Pasar Bestari Bintancentre Tanjungpinang. F-Andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Tanjungpinang sudah melakukan komunikasi dengan manajemen atau pemilik supermarket, minimarket hingga distributor sembako di Tanjungpinang.

Hal ini, terkait persediaan stok Sembilan Bahan Pokok (Sembako) agar tetap aman menyambut Bulan Suci Ramadan maupun Idul Fitri 2017 mendatang. Kepala Bidang (Kabid) Stabilisasi Harga Disperindag Kota Tanjungpinang, Anik Murtiani kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (3/5) menuturkan, pihaknya telah mengirimkan surat sesuai dengan arahan dari Menteri Perdagangan dengan nomor 154/PDN/SD/04/2017 tanggal 4 April 2017 tentang penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET).

HET tersebut, kata Anik berlaku untuk tiga jenis komoditi dari sembilan kebutuhan pokok yang harus terjamin tersediaannya. Diantaranya seperti gula pasir, daging beku dan minyak goreng.

Baca Juga :  Pemko Anggarkan Penanganan Banjir di SPBU

Untuk gula pasir ditetapkan harganya sekitar Rp 12.500 per kilogram (kg). Sedangkan komoditi daging beku yaitu Rp 80 ribu per kg, dan minyak goreng kemasan sederhana hanya Rp 11 ribu per liter.

Semua ini dalam rangka menjamin stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok bagi seluruh masyarakat sebagaimana amanat Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan barang penting.

”Kami sudah meneruskan surat sesuai arahan dari Bapak Menteri Perdagangan. Ini bersifat penting sekali untuk diketahui dan dimengerti oleh pemilik minimarket, supermarket hingga distributor di Kota Tanjungpinang,” tuturnya.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Percobaan Bunuh Diri

Hal ini ditetapkan berlaku bukan hanya pada pasar tradisional melainkan juga pasar modren seperti minimarket, supermarket hingga distibutor untuk menjual kebutuhan pokok yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

”Ini artinya, pemilik supermarket, minimarket hingga distributor sembako tidak boleh menjual diatas HET yang telah diberlakukan oleh pemerintah. Kalau masih ada yang menjual di HET, maka pemilik minimarket, supermarket hingga distributor akan dikenakan sanksi berupa teguran langsung dari pemerintah pusat,” terangnya.

Dia yakin melalui surat tersebut pelaku usaha minimarket, supermarket hingga distributor bisa menjual tiga komoditi sesuai dengan HET yang ditetapkan.

Baca Juga :  LKP ICTC Buka Cabang di Batu 9

”Saya yakin para pelaku usaha Sembako bisa menjual gula pasir, daging beku dan minyak goreng sesuai ketetapan HET,” ungkapnya.

Disampaikannya, bila pemilik pasar modern tidak bisa menjual gula pasir, daging beku dan minyak goreng sesuai HET karena alasan harga tinggi dari pemasok maka solusinya, tiga komoditi itu dibeli kepada Bulog. Sebab, pemerintah sudah bekerjasama.

”Nanti, kita sarankan pelaku pasar modern untuk beli dengan Bulog sehingga bisa jual sesuai ketentuan HET,” sebut dia. (ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here