Pemkab Akan Panggil Pengelola Express Air

0
630
MASKAPAI penerbangan perintis Susi Air sedang menaikkan penumpang di Bandara Letung. F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas akan segera memanggil pihak manajemen maskapai penerbangan komersial Xpress Air, untuk mempertanyakan komitmen pelayanan penerbangan perintis.

ANAMBAS – Langkah tersebut dilakukan untuk mempertanyakan, serta menyelesaikan persoalan belakangan ini terkait banyaknya penundaan penerbangan karena alasan rusak dan cuaca. Sehingga, masyarakat mengeluhkan untuk pelayanan rute penerbangan Tanjung Pinang-Matak Pulang Pergi (PP).

Seperti diketahui, hingga saat ini transportasi udara di Kabupaten Kepulauan Anambas lumpuh total menyusul tidak beroperasinya Pesawat Xpress Air sebulan belakangan ini.

Padahal, saat ini transportasi udara sangat dibutuhkan dengan tingginya permintaan masyarakat. Bupati Kabupaten Anambas Abdul Haris SH mengatakan, pihaknya akan mempertanyakan komitmen maskapai Xpress Air dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di Anambas.

”Kita ingin tahu komitmen maskapai Xpress Air, untuk menyediakan armada yang akan melayani rute ke daerah ini,” kata Haris, Senin (11/2)

Sebelumnya, Haris mengungkapkan, Xpress Air terbang dua kali dalam seminggu ke daerah ini. Tapi dengan tingginya permintaan, maka Pemerintah Daerah (Pemda) menyurati pihak maskapai agar dapat terbang 6 kali dalam seminggu dan itu mampu dipenuhi pihak maskapai.

Sayangnya, lanjut Haris, setelah beroperasi 6 kali seminggu mulai terjadi pergeseran jadwal keberangkatan dan hal membuat masyarakat tidak nyaman. ”Kita minta komitmen mereka, agar bisa lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan,” katanya.

Dalam persoalan ini, masih kata Haris, pihaknya tidak bisa terlalu ikut campur didalam urusan manajemen maskapai. Namun, secara kemanusiaan pihaknya tetap menghargai mengingat maskapai penerbangan Xpress Air mau melayani Anambas usai terjadi persoalan.

”Saya sudah perintahkan Sekda untuk layangkan surat agar kami dan maskapai Xpress duduk bersama,” ungkapnya.

Haris mengakui, hingga saat ini belum pernah menghubungi maskapai manapun untuk beroperasi di Anambas. Kendati demikian, banyak yang mengusulkan sejumlah nama maskapai untuk beroperasi di Anambas.

”Usulan itu ada, namun kita belum berkomunikasi secara intens. Kita tak ingin potong jalan begitu saja, karena tidak ingin mengecewakan,” terang Haris.

Haris juga menyampaikan, maskapai Susi Air telah terbang ke Bandara Letung tiga kali dalam seminggu. Pesawat Susi Air terbang sekali lewat Batam dan dua kali dari Tanjungpinang.

”Kalau sudah sampai Letung berarti sudah sampai Anambas. Kita juga minta Kasatpel Bandara, agar merangkul maskapai lain yang melayani penerbangan Letung-Batam dan Letung-Jakarta,” katanya.(INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here