Pemkab Anambas Terima UHC Awards di Istana

0
512
Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyerahkan penghargaan kepada Bupati Anambas, Drs Abdul Haris. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) awards, penyerahan penghargaan diberikan Presiden RI Joko Widodo.

Acara UHC Awards berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/5). Sebanyak 117 daerah termasuk Kabupaten Anambas. Bahkan menjadi satu-satunya kabupaten-kota di Kepri yang mendapatkan penghargaan tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Anambas, Sahtiar mengatakan, penghargaan UHC awards menjadi kebanggaan bagi daerah, terlebih penyerahan penghargaan langsung diberikan Presiden RI Joko Widodo.

”Jadi Badan Penyeleggaraan Jaminan Sosial  (BPJS) Kesehatan menetapkan, Pemkab Anambas menjadi salah satu dari 117 kabupaten/kota Indonesia yang sukses berkerjasama dalam program Jaminan Kesehatan Indonesia,” demikian disampaikan Sahtiar, melalui telepon selulernya, kemarin.

Menurut dia, penghargaan diberikan kepada Bupati KKA, Abdul Haris SH karena telah berhasil memberikan pelayanan prima kepada masyarakat berbekal kartu KIS yang merupakan program BPJS Kesehatan.

”Penghargaan ini diterima, karena lebih dari 95 persen atau sekitar 45,393 ribu jiwa masyarakat Anambas yang memiliki KIS dalam pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Sahtiar juga mengatakan, pemerintah daerah berupaya meng-cover seluruh masyarakat menjadi peserta KIS yang dibiayai oleh Pemerintah Daerah. Usai acara di Istana Kepresidenan, lanjut Sahtiar, bupati bersama kepala daerah seluruh kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan UHC melaksanakan ramah tamah dengan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo di Hotel Grand Mercure, Kemayoran.

Penghargaan UHC awards yang diberikan kepada Pemerintah Daerah KKA tambah dia, merupakan wujud  dari kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Ia juga mengingatkan, agar BPJS Kesehatan terus meningkatkan kinerja, memberikan pelayanan dengan baik.

Memastikan seluruh pemilik KIS bisa menerima  pelayanan saat akan digunakan.

”Saya harapkan tidak akan ada lagi keluhan dari masyarakat ketika akan dipergunakan kartu KIS karena tidak aktif maupun karena di faskesnya, serta yang terpenting adalah pelayanan terhadap masyarakat dapat berjalan secara dengan maksimal,” tutupnya. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here