Pemkab Anggarkan Seragam Sekolah

0
24
Nurman

Tahun 2019 siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kepulauan Anambas akan mendapatkan bantuan sejumlah jenis seragam sekolah dari program Kepemimpinan Abdul Haris dan Wan Zuhendra.

ANAMBAS – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menganggarkan 20 persen dari APBD 2019 untuk Dinas Pendidikan.

”Anggarannya sudah disahkan kemarin, dan ketika dilakukan pembahasan, itu akan diatur kembali teknisnya nanti, jika sudah terima DPA nanti, akan kita sampaikan,” ungkap Nurman, selaku Kepala Dinas Pendidikan ketika ditemui, Selasa (4/12).

Menurutnya, jumlah sekolah tingkat SD Negeri di Kabupaten Kepulauan Anambas berjumlah 66 sekolah.

Sedangkan untuk SMP berjumlah 26 sekolah dan Taman Kanak-Kanak Negeri berjumlah 10 sekolah.

Jika sudah selesai evaluasi APBD 2019 di Provinsi Kepri, maka akan mengatur jadwal pelaksanaannya saja menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

”Kita akan laksanakan dan itu akan diatur, namun harus mengikuti dan mentaati peraturan yang berlaku pastinya,” sebut dia.

Lanjut Nurman, pada tahun anggaran 2019 Dinas Pendidikan diplotkan anggaran dari TAPD dan DPRD mencapai 20 persen lebih.

Sejumlah anggaran yang diberikan itu, diperuntukan pembangunan fisik.

”Banyak pembangunan fisik dan pengadaan barang yang diplotkan ke dinas kami. Tapi itu memang dibutuhkan. Contoh peralatan komputer, untuk sekolah masih kurang dan sejumlah sekolah masih ada yang butuh perbaikan dan ditambah lagi pembangunannya,” terangnya.

Ia yakin anggaran yang diplotkan ke dinas terkait, akan bisa terserap sesuai dengan peruntukannya.

”Sejauh ini, baru kali ini di tahun 2019 anggaran di Dinas Pendidikan memenuhi standar sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami optimis, bisa menyelesaikan semua program yang di berikan,” ucap dia.

Sedangkan Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris ketika ditemui selain dibantu untuk para siswa ia bersama Wakil Bupati juga memperhatikan tenaga pengajar yakni memberikan biaya untuk sertifikasi sebanyak 90 orang guru.

Jika para guru memiliki sertifikasi, maka akan berdampak terhadap kemampuan dan keuangannya juga akan bertambah selain gaji pokok.

”Kita juga memberikan 90 orang guru biaya untuk mendapatkan sertifikasi guru sebanyak 90 orang. Saya inginkan tenaga pengajar yang memberikan ilmu kepada murid atau siswa harus dari tenaga yang berkualitas dan baik,” sebut dia. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here