Pemkab Bangun Kota Pusaka

0
231
KADISBUD Lingga M Ishak (Pakai songkok putih) saat berdiaLog dengan pihak Kajaksaan Negeri Lingga untuk melakukan pembebasan lahan masyarakat di sekitar Istana Damnah. f-istimewa

Pemeringah Kabupaten (Pemkab) Lingga melalui Dinas Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lingga, akan membebaskan lahan seluas 126 hektare di sekitar Istana Damnah dan akan dibangun Kota Pusaka nantinya.

LINGGA – Lahan tersebut, saat ini merupakan milik masyarakat untuk dijadikan Kawasan Warisan Budaya dan Kota Wisata.

Luas lahan yang akan dibebaskan, yakni sebesar 126 hektare akan dibagi yakni 60 hektare untuk Kota Pusaka dan 66 hektare untuk Kawasan Warisan Budaya.

”Tanah ini, sudah tujuh bidang milik masyarajat yang sudah kami bebaskan.,” kata Kepala Disbud Lingga, M Ishak, kemarin.

Dikatakannya, dalam membebaskan lahan tersebut Disbud Lingga menggandeng pihak kejaksaan dan kantor Jasa Penilai Publik agar tidak terjadi persoalan hukum dikemudian hari.

Keterbatasan anggaran yang dimiliki menyebabkan pembebasan akan dilakukan secara bertahap, sesuai kemampuan anggaran yang dimiliki.

”Kami juga berharap ada bantuan dari Prmprov maupu. Pemerintah Pusat,” sebutnya.

Setelah dibebaskan, nantinya akan dibangun Kota Pusaka yang secara teknis telah dibentuk Pokja di Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lingga.

”Secara teknis pembebasan lahan tidak ada kendala. Begitu juga dengan pembangunan yang dilakukan nanti,” imbuhnya.

Sebelumnya, Disbud juga wacanakan membangun Museum Timah di Kecamatan Singkep. Pembangunan tersebut dilakukan sejalan dengan pembangunan Monumen Timah dan Singkep Bisnis Center. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan (Dishub) Lingga, Muhammad Ishak, Kamis (2/8).

”Untuk mewujudkan terwujudnya museum timah, saya bersama Bupati Lingga, telah menhunjung PT Timah Di Bangka Belitung. Tujuannya untuk mengajukan proposal pembangunan museum timah,” kata Ishak.

Secara pribadi Ishak telah lama meninginkan agar ada museum timah sebagai sebagai tempat penyimpanan benda-benda bersejarah saat PT Timah nerjaya di Pulau Singkep. ”Saya sudah usulkan untuk mengunakan gedung yang dipakai Disdukcapul Lingga sebagai museum. Namun hal ini belum disetujui Bupati Lingga,” sebutnya lebih jauh.(TENGKU IRWANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here