Pemkab Biayai Sertifikasi Guru

0
251
Drs. Nurman M. Si
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas (KKA), membiayai sepenuhnya Pendidikan Profesi Guru (PPG)/sertifikasi.

ANAMBAS – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Drs Nurman MSi mengklaim, Anambas menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Kepri yang membiayai sepenuhnya Pendidikan Profesi Guru (PPG)/sertifikasi.

Nurman mengatakan, untuk tahun 2019 ini pihaknya akan mensertifikasi sebanyak 90 orang guru dari mulai tingkat TK, SD sampai dengan SMP.

Untuk SMU dan SMK itu, merupakan ranah Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) dan menjadi tanggung jawab mereka.

”Indeks biaya per orang kita siapkan sebesar Rp15 juta, dan para guru itu tidak perlu mengeluarkan biaya lagi. Semua anggarannya dari pemerintah,” kata Nurman, Kamis (28/3).

Direncanakan, kata dia, pelaksanaan sertifikasi ini dilakukan pada bulan Juli 2019 berdasarkan jadwal dari Kementerian Pendidikan.

”Sertifikasinya itu dilaksanakan di beberapa perguruan tinggi sesuai dengan mata pelajaran guru tersebut,” sebutnya.

Saat ini, lanjut dia, di Anambas telah terdapat sebanyak 85 guru yang telah bersertifikasi.

Sertifikasi sangat penting, untuk guru karena ini merupakan pendidikan profesinya.

Ia menambahkan, saat ini jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) sudah memadai namun untuk pasitas kemampuan masih kurang.

Hal ini disebabkan, oleh banyak para pengajar ini yang tamatan SMU.

”Mengatasi hal itu, Pemerintah Daerah selain melaksanakan PPG. Kita juga melakikan program Peningkatan Kapasitas Berkelanjutan (PKB). Selain diklat-diklat seperti Diklat kurikulum dan lainnya,” tegasnya.

Saat ini, terdapat sebanyak 71 SD dan 31 SMP yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas untuk jumlah sekolah tersebut sudah memadai karena menurut ketentuan banyak sekolah yang kurang memiliki murid.

”Untuk pembangunan sekolah seperti SD dan SMP masih belum bisa dilakukan, karena saat ini jumlah murid yang masih kurang,” tuturnya.

Namun yang masih perlu penambahan itu, sambung dia, adalah masih kurangnya lokal pada sekolah-sekolah tersebut.

Hal ini yang menjadi target Pemerintah Daerah, untuk menutupi kekurangan tersebut. (INDRA GUNAWAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here