Pemkab dan Perindo Kerja Sama Kelola Gudang Beku SKPT

0
518
Penandatanganan kerja sama antara Pemkab Natuna bersama Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia di Batam, kemarin.f-hardiansyah/tanjungpinang pos

Natuna – Bupati Natuna Hamid Rizal menegaskan, Pemkab menjalin kerja sama dengan Perum Perusahaan Perikanan Nasional dalam pemanfaatan Gudang Beku Terintegrasi Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa.

Hal ini dilakukan agar potensi perikanan hasil tangkapan nelayan tempatan bisa ditampung, selain itu juga bertujuan agar hasil komoditi tersebut dapat lebih bertahan lama serta pemasaranannya lebih terjamin. Untuk memberikan ruang kepada nelayan tempatan, telah dilakukan MoU bersama Perum Perindo dalam pemanfaatan Gudang Beku Terintegrasi (Integrated Cold Storage).

”Hal ini dimaksudkan supaya hasil tangkapan para nelayan kita bisa dibeli dengan harga sesuai, sehingga perekonomian nelayan tempatan bisa meningkat,” kata Bupati Hamid Rizal usai penandatanganan MoU bersama Perum Perindo Lampa. R.M Harbour Bay, Batam, kemarin.

Baca Juga :  Ketua DPD RI Dapat Hadiah Tanjak

Dikatakannya, mengingat begitu besarnya fungsi fasilitas tersebut, perlu adanya jaminan peningkatan ekonomi para nelayan tempatan. Oleh sebab itu dirasa perlu adanya kerja sama yang bersifat saling menguntungkan melalui pengembangan dan optimalisasi sistem bisnis perikanan dalam bentuk Kerja Sama Pemanfaatan (KSP).

Selain itu, pemerintah daerah juga meminta kepada Perum Perindo agar bisa menjamin upaya pemberdayaan potensi kelautan dan perikanan daerah yang dirasa sangat berdampak bagi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hamid Rizal berharap optimalisasi daya guna fasilitas tersebut diharapkan mampu menampung hasil tangkapan nelayan yang selama ini sulit untuk dipasarkan dan meningkatkan nilai jual jual produk perikanan melalui proses pengawetan yang sesuai prosedur pengolahan bahan pangan. ”Pada perjanjian kerja sama itu, kita juga meminta kepada pihak ketiga agar bisa memberikan kemudahan bagi nelayan tempatan dan jangan dipersulit,” ucapnya.

Baca Juga :  10 Anak Pecandu Narkoba Direhabilitasi

Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia, Ristanto Suanda juga berharap dengan kehadiran mereka (nelayan Tempatan) di Kabupaten Natuna dapat mendukung pelaksanaan pembangunan daerah melalui kontribusi peningkatan ekonomi masyarakat nelayan sebagai pelaku utama pemanfaatan potensi perikanan daerah.

”Kita sangat bersyukur sekali dengan adanya kontribusi nelayan tempatan dan pengembangan SKPT ke depannya. Apalagi dengan kapasitas 200 ton sudah pasti banyak yang menggunakan,” katanya. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here