Pemkab Diminta Dorong Perekonomian

0
289
LAYANI PEMBELI: Joni pemilik toko pakaian di Jalan Nusantara melayani pembeli berbelanja di kiosnya. F-ALRION, /TANJUNGPINANG POS

KARIMUN – DALAM tiga bulan terakhir, daya beli di Karimun sangat rendah dibandingkan dari sebelumnya. Pedagang mengeluhkan daya beli masyarakat yang menurun, di saat yang sama harga barang malah melonjak naik. ”Kami hanya mampu bertahan saat ini, harga barang melonjak naik. Dampak dari biaya produksi yang ikut naik, di saat yang sama daya beli malah menurun akibat ekonomi merosot saat ini,” kata Joni, pedagang pakaian di Jalan Nusantara Karimun, Senin (28/8).

Dibandingkan tahun sebelumnya, bisa dikatakan tahun ini tergolong yang paling rendah daya belinya. Pengurangan tenaga kerja di perusahaan, berdampak kepada menurunnya daya beli baik itu pakaian dan barang lainnya. Ia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun dan pengusaha sebaiknya membuat terobosan baru mendorong peningkatan ekonomi. Salah satunya, mendorong orang asing berkunjung ke bumi berazam melalui event budaya atau olah raga. Masih kata Joni, menurunnya daya beli membuat penjualannya menurun drastis.

Untuk menjual 20 helai pakaian, baik celana atau baju per hari, saat ini tergolong sulit. ”Kami hanya berharap, pengunjung asal Malaysia tepatnya dari Kelantan berkunjung dan belanja. Biasanya, mereka datang rombongan sampai 50 orang, dan setiap ke Karimun selalu belanja pakaian minimal 2 helai, mereka datang pada hari Sabtu, minggu pagi sudah pulang,” tambah Joni.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here