Pemkab Hapuskan Tunjangan Kinerja PTT

0
801
PNS dan PTT saat apel pagi bersama.

Natuna – Kerja keras para Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemerintah Natuna seperti dianggap sebelah mata.

Hal ini karena gaji mereka tidak mengalami kenaikan padahal PNS naik 50 persen.

Salah satu PTT di lingkungan Natuna yang enggan namanya disebutkan menuturkan, pemerintah tidak serius memberikan perhatian kepada mereka.

Pemerintah daerah menetapkan kenaikan gaji tidak benar-benar membantu PTT. Sebab disejalankan dengan pemotongan tunjangan senilai Rp 300 ribu.

“Kalau kecewa sudah jelas, sebelumnya kita setiap bulan menerima Rp1,8 juta. Dengan rincian gaji pokok Rp 1,5 juta ditambah tunjangan Rp 300 ribu,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos.

“Jadi kalau gaji pokok dinaikkan menjadi Rp 1,8 juta juga sama saja,” tambahnya lagi.

Menurutnya, kebijakan ini tidak memberikan kelegaan kepada mereka. Ia mengharapkan, agar pemerintah daerah bisa mempertimbangkan kembali keputusan penghapusan tunjangan kegiatan itu.

Ketua Komisi I DPRD Natuna, Wan Sofyan merasa sangat kecewa dengan keputusan yang dibuat oleh pemerintah daerah menghapuskan tunjangan kegiatan itu.

“Terkait hal ini beberapa PTT menghadap ke saya dan mempertanyakan terkait penghapusan tunjangan kegiatan itu. Makanya dalam waktu dekat ini kita akan segera memanggil tim TAPD untuk menjelaskan permasalahan yang dialami oleh para PTT,” ucapnya.

Padahal, dari proses pembahasan sampai pengesahan APBD Natuna tahun 2019 itu, pihaknya meminta kepada pemerintah agar bisa menaikkan gaji para PTT dilingkungan Pemkab Natuna.

“Dengan adanya permasalahaan itu, kita (DPRD, red) segera meminta penjelasan yang sejelas-jelasnya dari pemerintah terkait keluhan para PTT,” tutupnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here