Pemkab Ingin Kelola Bintan Tourism Institute

0
865
Tanjak: Wakil Bupati Bintan H Dalmasri Syam memasangkan tanjak ke Rams Martinus (tengah) wisatawan perdana Bintan 2017 di Terminal Ferry Bandar Bintan Telani (BBT), Kawasan Pariwisata Lagoi. f-IST/PEMKAB BINTAN

Politeknik Dukung Sektor Investasi Pariwisata

Bintan – PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bintan melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menyiapkan langkah untuk kepemilikan aset lahan sekolah tinggi Bintan Tourism Institute (BTI) di Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Bintan Tamsir, Minggu (26/3).

”BTI akan kita kelola, untuk dijadikan Politeknik Pariwisata,” tegas Tamsir.

Ia menjelaskan, sektor pariwisata Bintan merupakan potensi daerah yang besar sehingga perlu adanya sekolah pariwisata yang mampu meluluskan tenaga-tenaga dibidang pariwisata yang profesional.

Tujuannya, agar putra-putri daerah asal Kabupaten Bintan bisa terserap, untuk menjadi tenaga profesional di beberapa hotel dan resort.

Menurutnya, harus didukung sekolah yang memadai dan mampu mendidik kemampuan (skill) yang unggul di bidang pariwisata.

”Saat ini kami sedang mempersiapkan langkah untuk kepemilikan aset lahan dan bangunan BTI, yang kini masih milik PT Aneka Tambang (Antam),” jelasnya.

Untuk memiliki aset itu, ia mengatakan apakah Pemkab Bintan harus mengganti rugi atau tukar guling dengan lahan lainnya, barulah akan diusulkan untuk menjadi Politeknik Pariwisata.

Tamsir juga menambahkan, Bupati Bintan H Apri Sujadi sangat mendukung penuh pihaknya untuk segera mengambil alih dan mengelola BTI ke depannya.

”Pesatnya perkembangan investasi pariwisata Bintan, maka peluang anak-anak Bintan sangat terbuka untuk mengisi lapangan kerja dengan standar kompetensi yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Saat ini lulusan BTI hanya dibekali sertifikasi keahlian khusus, yang dikeluarkan oleh Badan Sertifikasi Nasional Profesi (BNSP) pusat.

Untuk itu, Pemkab Bintan merasa perlu untuk meningkatkan kemajuan BTI untuk menjadi kampus politeknik yang turut mendukung sektor investasi pariwisata.

”Setelah proses kepemilikan aset selasai, maka kita akan buat yayasan untuk mengel ola kampus BTI ini,” ungkap Tamsir.

Diketahui, luluan BTI telah banyak terserap di kawasan wisata Lagoi serta Trikora yang bekerja di hotel serta resor.

Tamsir mengakui, lulusan dari BTI sangat dibutuhkan dan mampu menjadi tenaga profesional yang bekerja di sektor pariwisata.

Sebelumnya, Ketua BTI Ign Haryadi menyatakan menyambut baik niatan Pemkab Bintan untuk menjadikan BTI menjadi kampus Politeknik Negeri.

”Kami menyambut baik, walau prosesnya sangat panjang untuk mengubah BTI menjadi Politeknik dengan segala persayaratan seperti kepemilikan aset ,” sebutnya.(Adly Bara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here