Pemkab Lanjutkan Pembangunan Lintas Timur

0
589
BUPATI Bintan berdiskusi dengan pimpinan BPN dan sejumlah pemilik tanah, pada rapat pembebasan lahan untuk lanjutan pembangunan Lintas Timur, di Kantor Bupati Bintan, Kamis (26/7) kemarin.f-istimewa/kominfo

BINTAN – Pemerintah Kabupaten Bintan segera melanjutkan proses pembangunan jalan Lintas Timur atau lanjutan Lintas Barat, dari Km 16 Toapaya menuju Bintan Timur. Pembebasan lahan yang menjadi kendala selama ini, segera diselesai oleh tim BPN dan pihak terkait.

Pembebasan lahan pembangunan jalan Lintas Timur ini sempat terhenti, akibat mis-komunikasi, untuk pembayaran ganti rugi. Kendala ini dibahas bersama, oleh Bupati Bintan H Apri Sujadi dengan sejumlah instansi terkait dan pemilik lahan, di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Kamis (26/7) pagi kemarin.

Rapat turut dihadiri Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang, Kajari Bintan Sigit Prabowo, Perwakilan Dandim 0315 Bintan, Pengadilan Negeri Klas 1A Tanjungpinang, Kepala Dinas PUPR Bintan Juni Rianto, serta pemilik lahan. Dalam pertemuan itu, disepakati pekerjaan jalan Lintas Barat lanjutan (Lintas Timur) tetap akan dilanjutkan pada tahun 2018 ini. Pembangunan dijalankan sambil menunggu proses ganti rugi lahan.

Baca Juga :  Dewan dari Dapil Bintan-Lingga Tinjau RSUD Busung

”Telah kita sepakati bersama tadi, bahwa Pemkab Bintan berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan jalan Lintas Timur ini,” ujar H Apri Sujadi, usai rapat terbatas, kemarin.

Percepatan pembangunan jalan Lintas Barat lanjutan atau Lintas Timur ini, jelas bupati, bertujuan untuk pengembangan akses ekonomi masyarakat ke depannya. Proses pekerjaan jalan tetap dilanjutkan tahun 2018. Kemudian, untuk ganti rugi lahan mesti diketahui bersama adalah, harga ganti rugi lahan itu bukan harga dari pemerintah.

”Tapi, penetapan harga ganti rugi lahan ini berdasarkan dari kajian tim independen, yaitu tim appraisal,” jelas H Apri Sujadi.

Baca Juga :  Hj Deby Maryanti Apri Disuguhkan Nasi Tumpeng

Dari hasil rapat bersama itu, Pemkab Bintan akan meminta tim appraisal untuk mengkaji kembali, terkait harga ganti rugi lahan tersebut. Kemudian, bupati akan meminta agar Dinas PUPR Bintan, BPN Bintan serta pemilik tanah segera turun ke lokasi, guna mendudukkan kembali proses lahan yang akan diganti tersebut.

”Sudah saya instruksikan agar Dinas PUPR Kabupaten Bintan menggandeng BPN Bintan, dan pemilik lahan. Kita langsung turun ke lokasi, guna meluruskan beberapa data yang diperlukan di lapangan,” tambahnya.

”Intinya, pembangunan jalan Lintas Timur tetap dilaksanakan, tahun ini,” sambungnya.

Baca Juga :  Tanpa Defisit, Belanja Menjadi Rp 1,185 T

Berdasarkan data dari Dinas PUPR Kabupaten Bintan, lahan yang diperlukan untuk pembangunan jalan Lintas Barat lanjutan sekitar 66.837 meter persegi. Dari jumlah itu, lahan yang sudah dibebaskan seluas 15.657 meter persegi. Sedangkan yang belum dibebaskan berkisar 51.180 meter persegi.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here