Pemkab Natuna Minta Jatah Gas ke Pusat

0
702
PIPA GAS: Sejumlah pekerja PGN saat menyambung pipa gas di Batam, belum lama.f-dok/tanjungpinang pos

NATUNA – Gas dan minyak bumi berlimpah, namun tidak bisa dinikmati masyarakat. Memang miris melihat apa yang dialami masyarakat Natuna, Provinsi Kepri tersebut.

Ladang minyak dan gas sudah lama berproduksi, namun gas subsidi saja tidak ada. Dulu sempat beredar gas 3 Kg di sana, namun entah kemana sekarang keberadaannya.

Sekarang, warga Natuna menggunakan gas 12 Kg non subsidi. Sebagian warga menggunakan minyak tanah (mitan). Saat ini pasokannya masih aman.

Sampai saat ini belum setetes pun minyak dari laut Natuna disalurkan untuk masyarakat. Jika musim utara seperti ini, kapal masuk susah untuk membawa BBM.

Baca Juga :  Kemarau, Air Bersih Mulai Digilir 15 Maret

Natuna yang memiliki kekayaan gas alam berlimpah itu sepatutnya kaya dengan gas, minimal keperluan gas untuk masyarakat Natuna bisa terpenuhi.

Selama beberapa tahun ini, Natuna mendapatkan hasil dari kekayaan gasnya berupa Dana Bagi Hasil (DBH) saja. Itu pun jumlah tidak sesuai harapan. Namun, DBH ini lumayan untuk membiayai pembangunan.

Kini, selain tidak mendapatkan jatah gas bersubsidi, Dana Bagi Hasil (DBH) dari kekayaan gas itu juga tidak didapatkan secara maksimal oleh Natuna.

”Tahun depan kita akan minta jatah gas subsidi, masyarakat memerlukannya,” kata Kabag Migas Distamben Pemkab Natuna, Faisal di kantornya, kemarin.

Baca Juga :  Kenes dan Menghibur, Diharapkan Kian Lestari

Kewenangan terhadap gas alam Natuna sepenuhnya dikuasai oleh Pemerintah Pusat yang meliputi hulu dan hilirnya. Sehingga daerah tidak banyak mengetahui perihal pengelolaan sumber daya itu.

”Kita juga minta karena daerah hanya bisa menerima jadinya saja, mengenai rencana, proses (eksplorasi dan eksploitasi) hingga hilirnya dikuasai oleh pemerintah pusat. Maka wajar saja kita minta,” sambungnya.

Permintaan yang akan disampaikan berupa permintaan kuota yang akan disalurkan melalui pipa hingga ke pemukiman penduduk sehingga semua masyarakat Natuna dapat menikmati hasil alamnya secara langsung.

Baca Juga :  Direktur BUMD Diminta Selesaikan Piutang

”Kita tidak minta gas tiga kilo, tapi kita usulkan agar gasnya didistribusikan melalui sistem pipa. Dengan begitu masyarakat bisa menikmati hasil alam tanpa banyak melalui perantara. Tahun depan kita masukkan usulannya,” pungkas Faisal. (hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here