Pemkab Pakai Jasa Konsultan asal Bandung

0
696

BINTAN – Pemkab Bintan memakai jasa konsultan asal Bandung, saat merevisi Perda Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW). Dalam diskusi awal, Pemkab tidak menyinggung potensi tambang timah di Kabupaten Bintan.

Bupati Bintan H Apri Sujadi berdiskusi dan menuangkan ide-ide serta paparan konsep terkait RTRW Kabupaten Bintan ke depan. Diskusi dilakukan bersama konsultan dari Kota Bandung tersebut, turut dihadiri Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Bintan Wan Rudi Iskandar, dan Kepala Dinas Perikanan Bintan Fachrimsyah di Kantor BP3D Bintan, Rabu (18/10) kemarin.

Baca Juga :  Wisata Gurun Pasir Desa Busung Dibuka Lagi

Menurut bupati, RTRW Kabupaten Bintan ini dipelajari agar fungsinya semakin luas. Perlu penyusunan tata ruang dengan melibatkan dan memberdayakan potensi lokal. Apalagi saat ini, investor yang datang akan melihat potensi dan pengembangan daerah. Diperlukan suatu kawasan industri terpadu dan melibatkan potensi lokal.

”Konsep ini nantinya, secara fleksibel dapat menciptakan lapangan kerja secara berkesinambungan,” ujar H Apri Sujadi.

Ditambahkannya, Perda RTRW Bintan akan diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Pemkab Bintan ingin membuat suatu pola ruang yang nyaman bagi masyarakat, dan investor. Penyusunan ini disesuaikan dengan aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Bupati Minta Buka Sebelum Lebaran

”Jadi tidak serta merta langsung membuat tata ruang begitu saja. Banyak yang harus kita sesuaikan dengan kondisi lapangan dan potensi daerah terkini. Makanya perlu konsultan,” kata H Apri Sujadi, yang tidak menyebutkan berapa anggaran untuk konsultan asal Bandung itu. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here