Pemkab Pelajari Izin Serawak Landing Station

0
574
DIROBOHKAN: Tim terpadu menurunkan alat berat untuk membongkar gedung milik PT Sacofa di Natuna. f-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

ANAMBAS – Telah dibongkarnya Serawak Landing Station yang dimiliki PT Sacofa oleh tim pembongkatan dari pemerintah pusat pekan lalu, Bupati Kabupaten Anambas Abdul Haris mengakui pihaknya siap menjaga peralatan yang sudah menjadi wewenang daerah. Untuk status lahan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

”Perintah sudah jelas, bahwa peralatan yang tinggal di sini tidak bisa dikeluarkan lagi. Kalau ada orang yang ambil peralatan selain Serawak Gateway, berarti itu pencuri,” ungkap Haris. Ia menyampaikan, untuk tindak lanjut gedung dan peralatan ini akan butuh koordinasi dengan pihak terkait. Namun, Haris belum bisa mengatakan akan dimanfaatkan untuk apa saja lahan dan bangunan yang tersisa tersebut.

Pasalnya, pihaknya akan mempelajari dulu terkait persoalan perizinan perinsip yang dimiliki. Setelah pembongkaran, secara simbolis tersebut dilakukan selanjutnya tim terpadu lintas kementerian tersebut langsung mengadakan rapat terbatas dengan Pemda Anambas.

Rapat tersebut, untuk melaksanakan penandatanganan berita acara serah terima landing station yang dilaksanakan di aula kantor bupati. Dalam berita acara tersebut, ditandatangani Laksma Semi Djoni Putra sebagai sekretaris deputi Kedeputian IV Kemenko Polhukam sekaligus sebagai ketua Tim Terpadu Pemutus landing station dan pembongkatan bangunan di Tarempa.

Semi dalam surat tersebut sebagai pihak yang menyerahkan, sementara itu bupati kepulauan Anambas Abdul Haris selaku pihak yang menerima.
Berita acara tersebut juga ditandatangani dua saksi yakni wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra dan Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Johan Wahyudi. (cr29)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here