Pemkab Prioritaskan Infrastruktur Daerah Pulau

0
54
BUPATI Bintan H Apri Sujadi menggunakan sampan, saat meninjau infrastruktur daerah pulau di wilayah Kecamatan Tambelan, beberapa waktu lalu. f-dokumen/tanjungpinang pos

BINTAN – PEMKAB Bintan terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur daerah pulau. Tujuannya guna membuka akses ke daerah yang masih terisolasi. Seperti di daerah Pulau Pejantan, Kecamatan Tambelan. Di daerah pulau ini bakal dibangun musala. Sebelumnya, Pemkab Bintan membuka jaringan telekomunikasi di beberapa daerah pulau wilayah Kecamatan Tambelan.

Camat Tambelan Hidayat ZA mengungkapkan, sesuai instruksi Bupati Bintan H Apri Sujadi, di Pulau Pejantan akan dibangun musala, dalam waktu dekat ini. Infrastruktur keagamaan ini disediakan guna pengentasan masalah sosial di daerah pulau, yang dihuni 40 orang jiwa, dari 14 KK itu.

”Pemkab Bintan melalui pemerintah desa, di Pejantan akan dibangun musala. Dengan anggaran Rp 30 juta sampai Rp 50 jutaan ini, musala itu dikerjakan bersama masyarakat. Itu instruksi Bupati Bintan H Apri Sujadi,” tegas Hidayat, Selasa (11/9) kemarin.

Selain pembangunan musala, pemerintah desa juga akan menempatkan guru ngaji, yang mau menetap dan tinggal di sana.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir SSi MSi mengungkapkan, tahun 2017 lalu, Pemkab Bintan sudah membangun SD kelas jauh SDN 006 Tambelan, di Pejantan. Untuk membangun 2 ruang kelas baru di Pejantan itu, dialokasi dana sebesar Rp 516 juta, melalui dana APBD 2017.

”Tahun 2017, kita sudah bangun ruang kelas belajar sekolah di Pejantan, yang sebelumnya belum ada akses pendidikan sama sekali,” ujar Tamsir.

Namun, akses tenaga pengajar dari pulau Tambelan ke pulau Pejantan masih sulit. Diperlukan waktu sekitar 8 jam perjalanan transportasi kapal laut, dari Tambelan. Menurut Tamsir, pihaknya sudah memperingatkan agar guru yang mengajar di sana, jangan meninggalkan tugas dalam kurun waktu yang lama. Jika itu terjadi, akan diberikan sanksi.

Kepala Dinas PMD Bintan Ronny Kartika menuturkan, Pemkab Bintan terus membuka akses keterisolasiran beberapa pulau-pulau, seperti di wilayah Kecamatan Tambelan. Terutama melalui pendirian tower BP3TI dan satelit sky manggoes, guna kecepatan akses komunikasi.

Seperti tahun 2018 ini, ada 4 tower BTS yang dibangun di Tambelan. Hasil survei dari tim BP3TI, ada 4 desa yang benar-benar blank spot. Yaitu di Desa Pulau Pinang, Desa Pengikik, Desa Mentebung dan Desa Pejantan. Pemkab Bintan membangun wilayah pulau itu, bukan karena viral di media.

”Selama ini kita tahu, bahwa daerah-daerah ini tidak pernah tersentuh pembangunan. Apalagi dari Pemprov Kepri. Makanya setahap demi setahap, Pemkab Bintan membangun tower komunikasi, bangun sekolah, sampai dengan musala,” jelas Ronny Kartika. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here