Pemkab Terima Penghargaan Sastrawan Berkarya

0
334
BERSALAMAN: Mendikbud Muhadjir Effendy (kiri) saat menyalami Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti setelah menerima penghargaan, kemarin. f-ISTIMEWA

NATUNA – PEMERINTAH Kabupaten Natuna menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), atas kontribusinya dalam program sastrawan berkarya di daerah tertinggal, terdepan dan terluar.

Penghargaan yang diberikan Kemendikbud kepada Pemkab Natuna yaitu, sebuah buku dengan judul “Ikhtiar Menjaga Peradaban”.

Pemberian itu dilakukan pada acara puncak Bulan Bahasa dan Sastra 2017 Serta Pencanangan Gerakan Literasi Nasional (GDN), di Plaza Insan Berpestasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Senayan Jakarta, Sabtu (28/10).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Dr Muhadjir Effendy MAP menuturkan, sastra sebagai wujud dimensi keindahan bahasa perlu di dorong agar mampu mengangkat nilai-nilai kearifan dari berbagai daerah dalam bingkai ke-Indonesiaan.

”Kegiatan Bulan Bahasa dan Sastra yang diselenggarakan setiap tahun ini, merupakan salah satu upaya Badan Bahasa untuk membina dan mengembangkan bahasa dan sastra Indonesia. Kegiatan tersebut juga dimaksudkan, untuk memelihara semangat dan meningkatkan peran serta masyarakat luas dalam menangani masalah kebahasaan dan kesastraan,” kata Muhadjir Effendy.

Sebagai pilar perjuangan, bahasa Indonesia telah terbukti mampu mempersatukan berbagai suku bangsa yang berbeda-beda latar belakang sosial, budaya, agama, dan bahasa daerahnya menjadi satu kesatuan bangsa Indonesia.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti yang menerima langsung penghargaan tersebut mengatakan, pemerintah Natuna merasa bangga dan senang atas penghargaan yang diberikan itu.

Menurutnya, budaya dan sastra Natuna sudah terpublikasikan secara nasional. Terlebih lagi, masyarakat dan daerah luar akan mengenal kekayaan budaya dan sastranya bukan hanya mengenal SDAnya saja.

”Ini merupakan upaya pelestarian budaya dan sastra daerah. Selain itu, sebagai motivasi masyarakat untuk bersama-sama melestarikan budaya melalui literasi,” ungkap Ngesti Yuni Suprapti.

Ia menambahkan, seiring pesatnya roda pembangunan di Kabupaten Natuna. Seni dan budaya daerah tetap harus dipertahankan sebagai ciri khas daerah.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here