Pemkab Tetapkan Enam Kawasan Kumuh

0
580
BERBINCANG: Anggota DPRD Ady Hermawan (kiri) berbincang dengan Bupati Karimun Aunur Rafiq. F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

KARIMUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun menetapkan 6 kawasan pemukiman kumuh. Total kawasan yang ditetapkan yakni seluas 49,76 hektare yang tersebar di 6 wilayah pemukiman penduduk.

Penetapan kawasan pemukiman kumuh, berdasarkan Keputusan Bupati Karimun. Beberapa kawasan kumuh itu diantaranya Pulau Kambing seluas 7,40 hektare, Telaga Tujuh seluas 16,12 hektare, Kampung Orari seluas 9,80 hektare di Kecamatan Karimun. Sedangkan Baran Barat seluas 2,1 hektare, Gang Asoka seluas 4,67 hektare, Kuda Laut seluas 9,67 hektare.

Hal itu terungkap pada paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pencegahan dan peningkatan kalitas Terhadap perumahan kumuh dan pemukiman kumuh di DPRD Karimun, Selasa (12/12).

Dalam pidato Bupati Karimun Aunur Rafiq terungkap, bahwa Pulau Kambing merupakan salah satu lokasi yang masuk dalam kriteria kumuh berat. Sehingga, jenis penanganan yang bisa dilakukan hanya permukiman kembali. Karena secara tata ruang dan yuridis, bahwa pengunaan tanahnya adalah ilegal.

”Pencegahan terhadap tumbuh dan berkembangnya perumahan dan pemukiman kumuh, dilakukan melalui pengawasan, pengendalian dan pemberdayaan masyarakat. Sedangkan, untuk peningkatan kualitas terhadap perumahan dan pemukiman dilakukan melalui pola penanganan pemugaran, peremajaan dan pemukiman kembali,” terang Aunur Rafiq.

Tahun ini, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah memfasilitasi penanganan kumuh dalam program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Penanganan itu berupa pembangunan semenisasi dan drainase sebesar Rp 2 miliar. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here