Pemkab Usulkan Tambah Kuota Gas Bersubsidi

0
296
Tabung GAS: Petugas Pertamina menyusun gas elpiji bersubsidi, beberapa waktu lalu. F-yendi/TANJUNGPINANG POS

Pemkab Usulkan Tambah Kuota Gas Bersubsidi

Bintan – BAGIAN Administrasi Ekonomi Setdakab Bintan mengusulkan penambahan kuota gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram, sebanyak 4 persen dari kuota yang ada saat ini. Hal tersebut dilakukan untuk menyelesaikan keluhan masyarakat terkait langkanya gas tersebut di pasaran.

Namun, belum ada persetujuan dari pihak Pertamina untuk penambahan kuota tersebut. Sebagai antisipasi kelangkaan, anggota DPRD Bintan Daeng M Yatir justru menyarankan, agar pihak terkait melakukan sidak ke pangkalan atau agen.

Karena, beberapa bulan lalu, gas bersubsidi ini tak pernah langka. Tapi sejak Pertamina mau menaikan biaya transportasi distribusi gas, dan ingin mendistribusikan gas non subsidi ukuran 5,5 kg, tiba-tiba gas 3 kilogram langka.

”Pemkab dan pihak penegak hukum harus sidak ke pangkalan atau agen. Jangan-jangan ada pihak tertentu yang mengoplos gas bersubsidi ke tabung non-subsidi. Kalau kuota yang kurang, Pertamina dan Pemkab harus operasi pasar,” saran Yatir, Rabu (22/3) kemarin.

Edi Mulyanto, Kepala Bagian Ekonomi Pemkab Bintan yang dikonfirmasi terkait kelangkaan elpiji 3 Kg di wilayah Bintan Utara dan sekitarnya, menyatakan hal tersebut dikarenakan adanya penggunaan elpiji yang berlebihan.

”Saat ini kuotanya 2.800 tabung per hari untuk wilayah agen di Bintan Utara, yang mencakup 7 kecamatan. Biasanya setiap minggu dikirim sebanyak 6 LO (2.800), jadi tidak ada pengurangan pasokan,” sebutnya.

Karena mengalami kelangkaan, pihaknya mengusulkan kenaikan 4 persen pasokan elpiji 3 kg dari kuota yang ada ke pihak Pertamina. Sehingga nantinya diharapkan akan mengatasi kelangkaan gas.

”Kami upayakan secepat mungkin lah usulan ini dikabulkan. Saat ini kami sedang proses usulan tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, kelangkaan di Tanjunguban, Seri Kuala Lobam dan Teluk Sebong, karena meningkatnya penggunaan gas tersebut untuk rumah tangga dan UMKM.(Aan-Yendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here