Pemko Anggarkan Dana Belasungkawa Warga Miskin

0
150
Agustiawarman (kanan) mendampingi Pj Wako H Raja Ariza saat itu, saat membagikan bantuan bagi masyarakat tak mampu. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang Agustiawarman mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang, pada tahun 2019 mendatang, mengeluarkan kebijakan terkait bantuan sosial uang duka bagi masyarakat tidak mampu yang terkena musibah meninggal dunia. Program ini, salah satu janji politik H Syahrul-Rahma, Walikota dan Waki Walikota Tanjungpinang saat di pilkada lalu.

”Anggarannya masuk dalam anggaran biaya yang tak terduga tahun 2019. Yang mencairkan nanti bukan Dinas Sosial, tapi Badan Pengelolaan Keuangan,” kata Agustiwarman, kemarin.

Kata dia, sesuai basis data terpadu, masih ada 10.196 masyarakat Tanjungpinang yang masuk kategori tak mampu. Namun, data tersebut masih harus diverifikasi, karena bisa saja ada yang meningkat kesejahteraanya, ada juga yang sudah meninggal dunia. ”Soal mekanisme bagaimana cara mengklaimnya dana duka bagi masyarakat tak mampu, kalau ada keluarganya meninggal masih akan dibahas bersama lagi OPD terkait,” kata Agustiawarman.

Kata dia, bantuan sosial uang duka bagi masyarakat tidak mampu yang terkena musibah meninggal dunia, yang pertama kalinya akan diterapkan di Tanjungpinang, dan mulai diberlakukan tahun depan. Ia juga belum bisa memutuskan, bagaimana proses klaimnya, karena belum diatur. Tapi, setelah memasuki tahun 2019, ia bersama tim terkait akan menggelar rapat, membahas soal bantuan tersebut.

”Ini salah satu program baru bagi Pemko Tanjungpinang yang ada di Dinas Sosial,” ujarnya.

Sambung dia, program itu semata-mata untuk meringankan beban bagi ahli waris, utamanya yang sudah ditinggal oleh sanak keluarganya yang meninggal dunia . Hal ini juga merupakan salah satu bentuk kepedulian dari Pemerintah Daerah kepada masyarakat.

Program ini juga merupakan salah satu wujud perhatian dan kepedulian Pemerintah Daerah terhadap masyarakat, terutama masyarakat yang kurang mampu. Sambung Agus, nanti akan ditertibkan SK Walikota, dalam SK nanti akan ada beberapa kriteria penerimaan dana santunan. Misalnya, warga anak-anak yang meninggal, ahli warisnya menerima berapa termasuk kalau orang dewasa meninggal dunia. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here