Pemko Berangkatkan 50 Tokoh Umrah

0
381
Peserta Umrah dari Batam dan Tanjungpinang, belum lama ini.f-dok tanjungpinang pos

Kuota Haji 580 Orang Tahun 2019

BATAM – Pemko Batam akan memberangkatkan 50 tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjalankan ibadah Umrah di tahun 2019.

”Di tahun 2018 ada 25 orang tokoh agama dan tokoh masyarakat yang diberangkatkan dengan 2 orang pendamping. Saya bersama Camat Galang sebagai pendamping tokoh agama dan masyarakat yang kemarin berangkat,” kata Kabag Kesra Setdako Batam, Riama Manurung.

Menurut Riama, tokoh masyarakat yang diberangkatkan Umrah oleh Pemko Batam merupakan orang yang memiliki prestasi dan berjasa membantu Pemda. Diantaranaya, berperan serta aktif dalam mewujudkan masyarakat daerah yang religius, beradap dan berbudaya dibidang pembangunan, pendidikan sosial atau keagamaan.

”Salah satu yang berangkat kemarin juara pertama MTQ Tingkat Provinsi Kepri. Peserta yang berangkat juga merupakan usulan dari camat se Kota Batam,” katanya.

Sesuai ketentuan yang diatur di dalam Perwako, peserta yang mengikuti ibadah Umrah ini pun harus mengikuti seleksi. Berupa tes administrasi, tes tertulis dan tes wawancara. Penetapan tokoh masyarakat penerima penghargaan harus melalui tim seleksi yang dikoordinir oleh Sekretaris Daerah melalui Bagian dan beranggotakan lima orang.

Baca Juga :  Bebas Pajak Hotel Direalisasikan 15 Maret

”Ketua tim seleksi pelaksanaan ibadah Umrah kemarin Asisten Pemerintahan dan Kesra, Pak Yusfa Hendri, anggotanya terdiri dari Inspektur Inspektorat Kota Batam, Pak Heriman, Kasi PHU Kemenag, Pak Nababan dan mewakili Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lukman Rifai. Kabag Kesra sebagai sekretaris,” jelasnya.

Kegiatan ibadah Umrah ini dilakukan Bagian Kesra Setdako Batam dengan sistem Ielang. Sebagai pelaksana kegiatan Umrah ditahun 2018 menurutnya PT. Kasturi Mandiri Wisata, Tangerang. Perjalanan ibadah Umrah ini dilakukan selama 10 hari.

Ditambahkannya, kegiatan ini berdasarkan Perwako Nomor 50 Tahun 2018 Tentang Pedoman Pemberian Penghargaan berupa Pemberangkatan lbadah Umrah kepada tokoh masyarakat.

Baca Juga :  BP Evaluasi Lahan Galangan Kapal

Terkait dengan ibadah haji tahun 2019, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Erizal Abdullah mengungkapkan kuotanya 580 orang. Masih sama seperti tahun lalu.

”Alhamdulillah kuota kita masih sama. Tidak ada bertambah karena kebijakan dari Arab Saudi juga tidak bertambah,” ujarnya.

Sementara untuk daftar tunggu, sambung Erizal, sudah mencapai 7.000 lebih. Menurutnya calon jemaah haji yang mendaftar tahun ini, akan berangkat pada 2035 mendatang.

Erizal mengatakan sampai sekarang jumlah pendaftar masih banyak. Setiap hari ada 10-15 orang yang mendaftar haji.

”Sekarang pendaftarnya relatif usia muda. Karena pengaruh dari waktu tunggu yang mencapai 15 tahun itu tadi,” kata dia.

Berdasarkan aturan, umat Muslim yang berusia 12 tahun saat ini sudah bisa ikut masuk daftar tunggu haji.

Baca Juga :  ATB Serahkan Surat Sanggahan Hasil Lelang SPAM

Ia memaparkan, bagi calon jemaah haji yang ingin mendaftar cukup membawa data diri. Serta menyiapkan uang deposit senilai Rp25 juta.

”Sisanya nanti dicicil saat akan berangkat ibadah haji sesuai dengan besar ongkos haji yang ditentukan,” sebutnya.

Terkait besar ongkos haji 2019, Kemenag sampai saat ini masih menunggu keputusan pusat. Ia mengatakan usulan ongkos naik haji paling lambat diputuskan tiga bulan sebelum keberangkatan haji dimulai.Dituturkannya, itu juga erat kaitannya dengani nilai tukar rupiah terhadap Dolar. Sebab banyak dari akomodasi perjalanan seperti tiket pesawat menggunakan dolar.

Batam menurutnya, termasuk embarkasi dengan biaya yang murah bila dibandingkan daerah lain. Tahun lalu jamaah membayar Rp 34 juta. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here