Pemko-BP Mesti Punya Konsep Wisata Bersama

0
299
Ketua BP Batam Lukita menerima piagam penghargan MURI setelah pelaksanaan Batam Menari beberapa waktu lalu. f-istimewa

BATAM – Kementerian Parawisata RI, menilai, sinergitas antara Pemerintah Kota dan Badan Pengusahaan (BP) Batam akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Diingatkan, jika ingin pertumbuhan ekonomi Batam lebih cepat, maka pilihan terbaik dengan sinergitas. Bahkan diharapkan, Pemko dan BP Batam memiliki program yang dirumuskan bersama untuk parawisata Batam.

Pendapat itu disampaikan Kabiro Komunikasi Publik Kemenpar RI, Guntur Sakti, Senin (9/4) di Batam. Dalam bidang parawisata ini, Guntur mengingatkan, hal yang penting dilakukan, menyiapkan konsep bersama. Jadi kedepan bisa lebih bergerak lebih cepat. Dulu sudah dikonsep, Batam harus satu perahu dua mesin. Jadi speednya tinggi.

”Baiknya, satu pekerjaan dilakukan bersama. Jadi konsepnya bersama,” imbaunya.

Diingatkan, Kepri terutama Batam, merupakan andalan Indonesia untuk pintu masuk wisman di wilayah barat. ”Khusus untuk regional Sumatera, Batam dan Kepri menjadi andalan untuk pintu masuk,” ungkap Guntur.

Khusus untuk Batam, Guntur mengingatkan jika konsep pergerakan yang lebih baik di Batam, sinergitas antara Pemko dan BP. ”Konsep yang paling baik itu bersinergi, karena semua pengembangan dibuat untuk pertumbuhan ekonomi. Kalau sinergis, menghilangkan tumpang tindih (wewenang),” ungkap Guntur.

Sementara Dirjen Pemasaran Mancanegara Kementerian Parawisata, Prof Dr I Gede Pitana, mengungkapkan, dengan kebersamaan pihaknya optimis, pertumbuhan ekonomi Batam lebih cepat. Diharapkan, pertumbuhan ekonomi di Batam akan lebih baik dengan pendekatan parawisata yang dilakukan.

”Saya melihat, ada perubahan pendekatan dari industri ke parawisata. Dan itu benar sekali. Parawisata itu cara terbaik, murah dan cepat untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Saya menyampaikan selamat ke Pemda, BP dan masyarakat,” bebernya.

Diingatkan juga, untuk membangun parawisata, tidak melulu berangkat dari destinasi. ”Karena sebuah destinasi dihidupkan even. Bagaiamanapun baiknya destinasi, kalau tidak ada event, tidak akan datang,” imbuh I Gede. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here