Pemko Diminta Gratiskan Seragam PPDB

0
616
SOSIALISASI: Siswa SMP serta guru BK dan Ketua RT dan RW serius mendengarkan materi yang diberikan narasumber sosalisasi. F-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – Awal Juli mendatang di jadwalkan akan melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017/2018.  Biasanya yang di khwatirkan adanya Pungutan liar (Pungli), terutama terkait biaya seragam sekolah yang dinilai mahal oleh sebagian orangtua siswa.

Untuk itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu menyarankan agar biaya seragam untuk siswa tingkat SD dan SMP di Kota Tanjungpinang bisa digrastiskan. Ini artinya dibayarkan melalui APBD Pemko Tanjunpinang.

”Untuk kemajuan pendidikan ini bukan tidak mungkin, tergantung dari kebijakan kepala daerahnya,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, usai melakukan kunjungan ke SMPN 7 Tanjungpinang. Tentu ada anggaran yang harus disiapkan, jika diperhitungkan mungkin sekitar Rp 15 miliar. Ini sudah untuk PPDB siswa SD dan SMP.

”Angka ini tidak terlalu besar, masih bisa di cover APBD Pemko,” ungkapnya. Seragam sekolah tersebut diantaranya, baju OSIS, baju kurung, baju batik dan baju olahraga. Ini dinilai sangat membantu para orangtua siswa.

”Saya fikir ini bagus, sama seperti yang akan di terapkan Pemkab Bintan. Para orangtua tak perlu kerepotan menyiapkan uang untuk membeli seragam siswa,” ungkapnya. Sedangkan untuk SLB dan SMA sederajat, kini kewenangannya sudah di provinsi, yang tidak membankan APBD Pemko lagi. Terkait hasil kunjungan ke SMPN 7 Tanjungpinang, sejauh ini ia menilai sudah lebih baik.

Meski demikian, perlu penambahan Ruang Kelas Belajar (RKB) dan laboratorium komputer. ”Secara keseluruhan sudah lebih baik namun perlu penambahan sarana dan prasarana penunjang proses belajar mengajar,” tambahnya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here