Pemko Diminta Hidupkan Kembali Night Market

0
94
Warga saat santai-santai menikmati kuliner di kawasan Kota Lama Tanjungpinang atau Tanjungpinang Night Market awal tahun lalu. f-dok/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Mantan Walikota Tanjungpinang H Lis Darmansyah meminta kepada Walikota H Syahrul dan Wakil Walikota Hj Rahma, serius untuk membenahi dan memberikan perhatian khusus untuk pertumbuhan perekonomian di Kota Lama saat ini.

”Kita tidak pungkiri, bahwa memang aktivitas ekonomi saat ini sedang lesu. Tetapi bukan berarti kita membiarkan, sehingga tidak ada rangsangan sehingga melahirkan pergerakan ekonomi,” ujar Lis kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (10/4).

Pria yang juga, sekretaris DPD PDI Perjuangan Kepri ini menyarankan sebagai wujud membangkitkan rangsangan tersebut, Pemko harus berperan aktif, mengajak seluruh stakeholder, BUMD, BUMN serta pihak swasta lainnya untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi Kota Lama tersebut supaya terkesan tidak dibiarkan.

”Saya melihat aktivitas Tanjungpinang Night Market, atau pasar malam itu, bisa efektif kalau kita seriusi. Ini sekarang kenapa tidak lagi di jalankan, saya juga miris,” ujar Lis.

Dia menyebutkan, TNM yang disisa masa jabatannya sempat dilakukan, adalah sebagai wujud memberikan rangsangan yang positif bagi perekonomian di Kota Lama. TNM tersebut, paling tidak membangkitkan semangat masyarakat pedagang di sekitar kota lama untuk tetap berdagang di sana.

”Saat ini kemajuan kawasan Bincen, jauh lebih pesat. Kalau misalnya kita sudah berani berbuat, orang akan sering ke sana, pengunjung dari mana-mana datang, kalau tidak ada rangsangan, siapa yang mau kesana,” ucap Lis.

Meskipun demikian, sebagai tokoh yang juga pernah memimpin lima tahun membangun Tanjungpinang, tidak mau menyalahkan siapapun terkait lesunya perekonomian di kota lama saat ini. Lis beranggapan, bahwa kelesuan Kota Lama, hal itu karena akibat, semua tidak mau bersinergi, dalam rangka membangkitkan semangat Kota lama tersebut.

”Bukan tidak mungkin, trobosan yang pernah dilakukan, ada aktivitas penjualan kuliner khas, misalnya,” sebut Lis demikian. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here