Pemko Gencar Promosikan Penyengat

0
667
Pulau penyengat: Gambar Pulau Penyengat difoto dari udara. Pulau bersejarah yang juga dikenal sebagai pulau maskawin ini kini menjadi destinasi wisata nasional. f-adly bara hanani / tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata akan mempromosikan Pulau Penyengat ke dalam paket wisata. Paket wisata itu akan ditawarkan oleh Disbudpar ke pelaku travel dan perhotelan di Tanjungpinang. Tujuannya, supaya warisan dunia ini bisa dijual oleh pelaku travel hingga Pulau penyengat terkenal ke dunia internasional.

”Kita akan kerjasama dengan ASITA dan PHRI Kota Tanjungpinang,” kata Kepala Disparbud Kota Tanjungpinang, Reni Yusneli di sela-sela jumpa pers di Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Selasa (24/10).

Menurut Reni, di Pulau Penyengat terdapat beberapa objek wisata yang bagus untuk dikunjungi wisatawan lokal hingga mancanegara. Ada objek wisata religi, destinasi halal hingga mengunjungi pemakaman pahlawan yang sudah berdiam di Ibu Kota Provinsi Kepri saat zaman penjajahan.

”Jadi, nanti kita minta pihak travel maupun hotel untuk menjual paket wisata Penyengat lebih murah dibandingkan dengan daerah lain. Sehingga wisatawan bisa berbondong-bondong datang ke Tanjungpinang untuk mengunjungi objek wisata di Pulau Penyengat,” ucap dia.

Kalau wisatawan ramai berkunjung ke Pulau Penyengat, kata dia, secara tidak langsung berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat di Tanjungpinang. Baik itu dalam sektor penambang pompong hingga kuliner.

Selain itu, juga berdampak langsung pada kunjungan hotel di Tanjungpinang. Kalau sudah di Tanjungpinang, pasti wisatawan tersebut akan menikmati pemandangan hingga kuliner di Tanjungpinang. Secara tidak langsung, wisatawan tersebut bakal menginap di hotel Tanjungpinang.

”Apa lagi, Pak Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah juga sudah memberlakukan tamunya wajib nginap semalam di Tanjungpinang. Nanti, kita minta yang membawa tamu tersebut untuk mengunjungi objek wisata di Pulau Penyengat,” terang dia.

Upaya ini salah satu meningkatkan kunjungan wisatawan di Tanjungpinang. Sampai September 2017, kunjungan wisatawan ke Tanjungpinang baru mencapai sekitar 73.723 orang. Karena target kunjungan wisatawan yang akan dicapai Disbudpar Kota tanjungpinang mencapai 102.000 orang.

Untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, ia katakan, tidak menutup kemungkinan pemerintah daerah untuk melakukan berbagai event besar di Tanjungpinang. Kemudian, event tersebut perlu di dukung oleh prilaku masyarakat lokal terhadap wisatawan mancanegara saat berada di Tanjungpinang.

”Supaya turis maupun wisatawan lainnya akan kembali lagi ke Tanjungpinang. Karena mereka merasa nyaman saat berada di Tanjungpinang,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here