Pemko Izinkan ASN Antar Anak ke Sekolah

0
124
orangtua siswa menunggu anaknya yang baru masuk sekolah SMP tahun lalu. f-martunas/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Siswa baru mulai masuk sekolah hari ini Senin (15/7). Baik itu tingkat TK,SD, SMP dan SMA sederajat.

Walikota Tanjungpinang mengeluarkan surat edaran, yang ditujukan kepada OPD, instasi lainnya, agar orang tua siswa sebagai ASN dan honorer Pemko Tanjungpinang, diberikan dispensasi agar diperbolehkan untuk mengantar anaknya masuk sekolah dihari pertama.

”Lambat dua sampai tiga jam, tidak masalahlah. Yang penting, pegawai itu langsung masuk ke kantor setelah antar anaknya ke sekolah,” kata Tengku Dahlan, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (14/7).

Tengku Dahlan mengatakan, keringanan ini diberikan melalui Surat Edaran (SE) Walikota (Wako) Tanjungpinang dengan Nomor 950/5.3.01/2019 tentang hari pertama masuk sekolah tingkat TK, SD dan SMP Tahun Pelajaran 2019/2020.

Ada empat poin yang tertuang di SE yang ditandatangani oleh Wako Tanjungpinang, H Syahrul pada 12 Juli 2019.

Poin pertama, kepada orangtua/ wali peserta didik untuk dapat mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah, Senin (15/7).

Di poin kedua, kepada Kepala Sekolah bersama para pendidikan dan tenaga pendidikan diminta menyambut peserta baru dan orangtua/ wali yang mengantar.

Poin ketiga, kepada kepala sekolah bersama para pendidikan dan tenaga kependidikan dapat berinteraksi dan berkomunikasi dengan peserta didik baru dan orangtua/ wali murid yang mengantar untuk menjalin komitmen bersama dalam mengawal proses pembelajaran yang lebih positif, interaktif dan menyenangkan.

Sedangkan di poin empat, Kepala OPD di lingkungan Pemko Tanjungpinang untuk memberikan dispensasi kepada ASN/honorer yang akan mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah, baik tingkat TK, Kelas 1 SD maupun kelas VII SMP.

Yang perlu diantisipasi, kata Tengku, dibidang pelayanan. Oleh karena itu, Kepala OPD untuk cepat mencari pengganti pegawai yang stanbay di bidang pelayanan.

Agar pelayanan tetap berjalan dengan baik dan lancar di kantor OPD masing-masing.

”Jangan sampai tidak ada pegawai di bidang pelayanan. Ini yang masalah,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here